Panglima TNI-Kapolri apresiasi kegiatan vaksinasi alumni Akabri 1998

Panglima TNI-Kapolri apresiasi kegiatan vaksinasi alumni Akabri 1998

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat meninjau vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh Panguyuban Alumi AKBRI 1998 atau Nawahasta di Tangerang. ANTARA/Azmi Samsul Maarif/am.

Tangerang (ANTARA) - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi kegiatan vaksinasi COVID-19 dan bakti sosial (baksos) nusantara yang diselenggarakan oleh Panguyuban Alumni Akabri 1998 atau Nawahasta guna mendukung program percepatan vaksinasi.

"Saya bersama Pak Kapolri memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan serbuan vaksinasi dan bakti sosial nusantara yang dilaksanakan oleh Akabri 1998 Nawahasta," kata Panglima TNI usai melakukan peninjauan vaksinasi di Sport Club Citra Raya, Tangerang, Selasa.

Ia mengatakan, program serbuan vaksinasi oleh alumni Akabri tersebut sejalan dengan apresiasi yang diberikan oleh Bank Dunia terhadap Indonesia saat ini yang telah mencapai target vaksin sebanyak 100 juta lebih penerima.

"Jadi capaian itu semua, berkat kerja keras, kerja sama TNI-Polri, sehingga apa yang di katakan Bank Dunia atas capaian itu harus kita banggakan," katanya.

Baca juga: Kemenkes gandeng Altea Care tingkatkan layanan kesehatan telemedicine
Baca juga: Menparekraf apresiasi swasta bersinergi terkait vaksinasi COVID-19
Baca juga: Mendikbud tinjau vaksinasi tenaga pendidik dan peserta didik di Jambi


Selain itu, atas capaian vaksinasi yang tinggi, maka akan berpengaruh terhadap penurunan angka kasus penyebaran COVID-19 di Indonesia seperti yang telah terjadi sekarang.

"Termasuk juga sekarang terjadi penurunan kasus, seperti kasus terkonfirmasi positif, reproduksi efektif yang berada di bawah angka 1 dan lain sebagainya. Jadi ini bagian dari upaya kita semua," ujarnya.

Namun demikian, Panglima TNI meminta seluruh pemangku kepentingan agar jangan terbuai dengan penurunan angka kasus tersebut. Karena sewaktu-waktu dapat kembali terjadi hal yang buruk apabila semua lengah.

Oleh karena itu, semua pihak harus melakukan dan menegakkan strategi pengendalian COVID-19 yakni dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan, dan kemudian penguatan 3T yaitu, tracing, testing dan treatment serta percepatan vaksinasi.

"Saya mengajak kepada semua pihak termasuk adik-adik Akabri 1998 untuk menghadapi pandemi COVID-19 dengan terus memperkuat sinergi, karena saya yakin jika sinergi TNI-Polri maka pandemi ini akan berakhir," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menambahkan bahwa kegiatan serbuan vaksinasi ini merupakan wujud dari sinergi dan solidaritas dari TNI dan Polri dalam menekan laju penyebaran virus corona di tanah air.

Selain itu, Peran dan kerja keras dari pemerintah serta seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam menekan laju penyebaran COVID-19.

Ia menambahkan saat ini laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia mengalami peningkatan. Oleh karenanya semua pihak harus tetap melakukan pengawasan ketat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Seementara itu, Alumni Akabri 1998 atau Nawahasta melaksanakan kegiatan vaksinasi dan bakti sosial secara serentak di 34 provinsi se-Indonesia yang berlangsung mulai dari 14 sampai 21 September 2021.

Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Panglima TNI tinjau kondisi terkini bentang alam Semeru dari udara

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar