Satgas: Penerapan prokes cegah gelombang ketiga COVID-19

Satgas: Penerapan prokes cegah gelombang ketiga COVID-19

Anggota Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Sub Bidang Mitigasi dr. Falla Adinda berbicara dalam dialog virtual Ayo Pakai Masker, Ayo Cepat Vaksin di Jakarta, Selasa (21/9/2021). ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak

sampai mana masyarakat ini benar-benar patuh
Jakarta (ANTARA) - Anggota Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Sub Bidang Mitigasi dr. Falla Adinda mengatakan penerapan protokol kesehatan (prokes) sangat penting dan harus konsisten dilakukan untuk mencegah gelombang ketiga COVID-19.

"Gelombang ketiga ini bukan hal yang tidak mungkin bahkan besar kemungkinan bisa terjadi apabila masyarakat tidak taat prokes," kata Falla dalam dialog virtual Ayo Pakai Masker, Ayo Cepat Vaksin di Jakarta, Selasa.

Falla menuturkan pelaksanaan protokol kesehatan tersebut harus terus menerus disuarakan kepada masyarakat dan berharap semua pihak bersinergi mengedukasi dan mensosialisasikan pentingnya protokol kesehatan.

"Ayo dipakai maskernya, dijaga jaraknya, dijaga kebersihannya, juga hindari mobilitas yang tidak perlu dan jauhi keramaian. Jika itu semua bisa konsisten dilakukan oleh semua lapisan masyarakat maka mudah-mudahan gelombang ketiga tidak terjadi," ujarnya.

Baca juga: Pemerintah ajak semua pihak antisipasi gelombang ketiga COVID-19
Baca juga: Menko Luhut: Cegah gelombang ketiga, jaga kasus harian level 3.000-an


Ia mengatakan penurunan kasus COVID-19 saat ini adalah keberhasilan bersama sehingga semua pihak harus tetap berkolaborasi dan bersinergi serta saling bahu membahu untuk mencegah kenaikan kasus.

"Jadi diingatkan lagi orang sekitarnya, selalu berikan informasi yang benar mengenai vaksinasi mengenai taat protokol kesehatan sehingga pandemi ini bisa terkendali jumlah kasusnya bisa terkendali sehingga kita bisa tetap produktif di tengah COVID-19 ini," ujarnya.

Falla menuturkan memang pada saat sekarang masyarakat sudah mulai menyadari bahwa salah satu cara untuk menanggulangi pandemi adalah dengan cara menegakkan protokol kesehatan.

Namun, selain menyadari pentingnya melaksanakan protokol kesehatan di masa pandemi, masyarakat juga harus selalu aktif menjaga sikap kepatuhan terhadap penerapan protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari.

"Saya rasa pekerjaan rumah kita masih banyak ke depannya sampai mana masyarakat ini benar-benar patuh untuk bisa menjauh dari virus corona ini," tuturnya.

Baca juga: Sosiolog minta waspadai ancaman gelombang ketiga COVID-19
Baca juga: Epidemiolog ingatkan masa krisis COVID-19 belum berakhir


Falla mengatakan walaupun angka COVID-19 saat ini sedang turun, tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi kenaikan di masa mendatang jika masyarakat lengah dan lalai melakukan protokol kesehatan.

"Jadi yang dibutuhkan kerja sama beragam pihak mungkin dari media, tim kesehatan, Satgas, pemerintah dan juga dari Gerakan Pakai Masker dan mungkin semua lapisan masyarakat untuk terus-menerus mengingatkan kepada masyarakat untuk menegakkan protokol kesehatan," ujarnya.

Baca juga: Syarat bisa divaksin COVID-19 pada gelombang ketiga
Baca juga: Satgas: Lonjakan covid pada Juli dipicu sejumlah faktor dalam negeri
Baca juga: Satgas: "Positivity rate" COVID-19 capai titik terendah selama pandemi

Pewarta: Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Palembang akan tutup tempat wisata selama libur Natal dan tahun baru

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar