Kemarin, Anies penuhi panggilan KPK hingga penganiayaan Muhammad Kece

Kemarin, Anies penuhi panggilan KPK hingga penganiayaan Muhammad Kece

Arsip Foto - Irjen Pol Napoleon Bonaparte usai menghadiri persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/9/2020). ANTARA/Laily Rahmawaty/am.

Jakarta (ANTARA) - Beragam peristiwa bidang hukum terjadi di Indonesia pada Selasa (21/9), mulai dari Anies Baswedan penuhi panggilan KPK hingga penganiayaan Muhammad Kece akibat masalah individu. Berikut sajian berita bidang hukum yang dirangkum LKBN ANTARA.

1. Anies Baswedan penuhi panggilan KPK

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagau saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, DKI Jakarta.

Selengkapnya baca di sini

2. Polri: Penetapan tersangka kasus penganiayaan M Kece pekan ini

Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri pekan ini berencana melakukan gelar perkara guna menetapkan tersangka dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kosman alias Muhammad Kece, tersangka dugaan tindak pidana penodaan agama.

Selengkapnya baca di sini

3. KPK pastikan pegawai yang diberhentikan dapat tunjangan hari tua

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan memenuhi hak 56 pegawai yang diberhentikan dengan hormat untuk mendapatkan tunjangan hari tua.

Selengkapnya baca di sini

4. Pratu Abdi gugur saat kontak senjata di Kiwirok

Pratu Ida Bagus Putu, anggota Yonif 403/WP, gugur dalam kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Selasa pagi.

Selengkapnya baca di sini

5. Sosiolog: Penganiayaan Muhammad Kece akibat masalah individu

Ahli sosiologi hukum Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah berharap masyarakat tidak terprovokasi terkait kasus penganiayaan Muhammad Kosman alias Muhammad Kece (MK), karena itu merupakan permasalahan individu.

Selengkapnya baca di sini

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Panggungharjo menjadi Desa Anti-Korupsi pilihan KPK

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar