Kemenparekraf dan PegiPegi kolaborasi bangkitkan industri pariwisata

Kemenparekraf dan PegiPegi kolaborasi bangkitkan industri pariwisata

Ilustrasi (Pexels)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerjasama dengan biro perjalanan daring (OTA) Pegipegi membangkitkan kembali industri pariwisata Indonesia dalam rangka mendorong percepatan dan pemulihan Tanah Air.

Kerjasama tersebut berupa co-branding dan pertukaran data yang berhubungan dengan Clean and Safe dan Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE).

Baca juga: Kemenparekraf dan Kadin tanda tangani MoU pengembangan parekraf

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan dirinya mengapresiasi kolaborasi brand-brand nasional dan internasional yang secara bersama-sama ingin memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

"Ini merupakan salah satu wujud kebersamaan dan sinergi yang harus terus ditingkatkan agar Indonesia semakin maju dan tangguh serta dapat segera bangkit dari kondisi dan situasi yang dihadapi saat ini," kata Sandiaga dikutip dari keterangan resmi, Rabu.

Vice President Commercial & Marketing Pegipegi, Ryan Kartawidjaja, mengatakan industri pariwisata merupakan salah satu industri yang terkena dampak pandemi paling besar. Oleh karena itu, dia berharap Pegipegi dapat terus membantu pemerintah dalam memberikan solusi di tengah tantangan untuk mendorong roda perekonomian Indonesia melalui kerjasama ini.

"Dengan bekerja sama dengan Kemenparekraf, kami akan terus memberikan berbagai pilihan akomodasi yang aman dan nyaman. Pegipegi yakin dengan akomodasi yang telah lolos uji dan staf yang sudah divaksin akan menjadi dua hal yang pendorong untuk memberikan pengalaman liburan yang aman saat pandemi kepada seluruh lapisan masyarakat," kata Ryan.

Baca juga: Potensi industri game lokal di tengah kesiapan infrastukturdigital

Bentuk kerja sama yang akan dilakukan antara Kemenparekraf dan Pegipegi adalah dengan memberikan dukungan untuk meningkatkan wisatawan domestik dengan cara memastikan wisata tetap aman dari COVID-19 dan meningkatkan kunjungan ke destinasi super prioritas.

Perlindungan keamanan dari COVID-19 untuk konsumen dilakukan lewat fitur Clean and Safe pada aplikasi Pegipegi untuk memberikan filter bagi hotel yang memiliki fasilitas tersebut. Akomodasi yang memiliki fitur ini telah lolos uji terhadap lingkungan, kebersihan kamar, restoran & penatu, serta staf hotel yang terlatih. Tujuan dari fitur ini adalah untuk memberikan kenyamanan dan keamanan dengan standar kebersihan tinggi di berbagai hotel pilihan.

Selain itu, dia mengatakan Pegipegi mendorong agar masyarakat dapat menjelajah lebih banyak destinasi di Indonesia salah satunya adalah 5 Destinasi Super Prioritas yaitu Borobudur, Danau Toba, Labuan Bajo, Likupang, dan Mandalika. Nantinya di aplikasi tersebut akan tersedia informasi spesifik terkait tips di 5 Destinasi Super Prioritas. Selain itu, Pegipegi juga memberikan berbagi diskon penerbangan maupun hotel ke destinasi tersebut dengan harapan minat masyarakat semakin meningkat.

Deputi Bidang Pemasaran Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nia Niscaya menjelaskan kerjasama kemitraan co-branding ini diwujudkan tidak hanya dengan menampilkan logo Wonderful Indonesia pada kemasan produk mitra co-branding, tetapi juga dengan berbagai macam program lainnya seperti aktivasi luring dan daring bersama, adanya produk khusus yang diproduksi oleh mitra, kegiatan kolaborasi bersama-sama dengan satu atau lebih mitra yang dapat saling mendukung, serta berbagi ilmu yang dimiliki oleh mitra kepada industri pariwisata agar mereka bisa semakin tumbuh dan kuat bersaing di kancah internasional.

Baca juga: Kemenparekraf siapkan Rp298 miliar untuk program akomodasi nakes

Baca juga: Sandiaga: Pandemi jadi peluang perbaiki pariwisata dan ekonomi kreatif

Baca juga: Kemenparekraf kembangkan kewirausahaan dunia kreatif DKI Jakarta

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kemenparekraf maksimalkan wisata kebugaran dalam negeri

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar