Saham Hong Kong jatuh setelah bunga obligasi Evergrande belum dibayar

Saham Hong Kong jatuh setelah bunga obligasi Evergrande belum dibayar

Dokumentasi - Logo Hong Kong Exchanges & Clearing Ltd. (HKEX) terlihat di distrik Pusat keuangan di Hong Kong, Cina, Senin (14/9/2020). ANTARA/REUTERS/Tyrone Siu/am.

Hong Kong (ANTARA) - Saham-saham Hong Kong berakhir turun tajam pada perdagangan Jumat, terseret oleh kerugian luas di seluruh sektor karena investor global resah atas dampak pembayaran bunga obligasi yang terlewatkan oleh pengembang terlilit utang China Evergrande.

Indikator utama Bursa Efek Hong Kong, Indeks Hang Seng (HSI), terpuruk 1,30 persen atau 318,82 poin menjadi ditutup pada 24.192,16 poin. Sementara itu, Indeks Hang Seng China Enterprises merosot 1,47 persen atau 128,74 poin menjadi menetap di 8.604,99 poin.

Sub-indeks energi merosot 1,7 persen, sektor TI merosot 1,12 persen, sektor keuangan berakhir 0,9 persen lebih rendah dan sektor properti kehilangan 2,28 persen.

Saham sektor properti terpukul setelah batas waktu pembayaran bunga obligasi untuk pengembang berutang besar China Evergrande Group berakhir pada Kamis (23/9/2021), dengan pemegang obligasi melaporkan mereka belum dibayar.

Saham China Evergrande terjun 11,61 persen, menjadikannya persentase penurunan terbesar di antara saham-H. China Evergrande New Energy Vehicle Group menukik 23,37 persen dan Evergrande Property Services Group anjlok 4,42 persen.

Di sekitar kawasan, indeks saham MSCI Asia di luar Jepang melemah 0,5 %, sementara indeks Nikkei Jepang ditutup naik 2,06 persen.

Baca juga: Saham Korsel ditutup menyusut tertekan kekhawatiran utang Evergrande

Baca juga: StanChart sebut krisis Evergrande tidak kurangi antusiasme untuk China

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Waskita Karya jual saham tol di Sumut ke investor Hong Kong Rp824 miliar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar