JadiBerkah.ID dukung penguatan pengelolaan ziswaf di Indonesia

JadiBerkah.ID dukung penguatan pengelolaan ziswaf di Indonesia

Tangkapan layar - Direktur BSMU Rizqi Okto Priansyah (dua dari kiri) dan Tokoh Ekonomi Syariah Irfan Syauqi Beik (paling kanan) dalam webinar Literasi Keuangan dan Ekonomi Syariah (Likes) di Jakarta, Sabtu (25/9/2021). ANTARA/Sanya Dinda

Berbagai keunggulan platform JadiBerkah.ID ini diharapkan bisa mendukung kegiatan dan program ziswaf yang dilakukan oleh masyarakat...
Jakarta (ANTARA) -
Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) bekerja sama dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk berkomitmen mendukung penguatan pengelolaan zakat, infaq, dan wakaf (ziswaf) di Indonesia melalui platform digital JadiBerkah.ID.
 
Direktur BSMU Rizqi Okto Priansyah menyampaikan bahwa platform JadiBerkah.ID merupakan one stop donation untuk mempermudah pemenuhan kebutuhan masyarakat menyalurkan ziswaf secara online.
 
“Kemudahan yang ditawarkan JadiBerkah.ID ini didukung dengan berbagai keunggulan, yaitu transparansi transaksi dan penghimpunan, 50 pilihan program ziswaf, dan lebih dari 20 mitra penyalur ziswaf yang telah bergabung,” kata Rizqi dalam webinar Literasi Keuangan dan Ekonomi Syariah (Likes) yang dipantau di Jakarta, Sabtu.
 
Sampai 25 September 2021, Rizqi mengatakan terdapat 77 program dan 44 lembaga yang bergabung dalam platform JadiBerkah.ID dengan total dana yang terkumpul sebanyak Rp1,03 miliar dari sebanyak 1.778 donatur.
 
"Berbagai keunggulan platform JadiBerkah.ID ini diharapkan bisa mendukung kegiatan dan program ziswaf yang dilakukan oleh masyarakat. Penggunaan JadiBerkah.ID akan memudahkan masyarakat dalam melakukan donasi karena tersedianya berbagai pilihan Ziswaf dan memiliki banyak pilihan program dari berbagai mitra," kata Rizqi.
 
Selain itu, JadiBerkah.ID juga menawarkan kemudahan dalam pembayaran ziswaf di mana dan kapan saja. Masyarakat juga lebih mudah untuk memonitor kemajuan tiap program dan transaksi donasi serta status pembayaran.
 
"Khusus layanan wakaf, JadiBerkah.ID menyediakan akte wakaf dan sertifikat wakaf uang," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Marketing & Network (URO) Laznas BSMU Risyad Iskandar dalam kesempatan terpisah menyampaikan untuk mengoptimakan pengumpulan ziswaf, Laznas BSMU berusaha memperkuat channel donasi berkolaborasi bersama JadiBerkah.ID.
 
“Hal ini juga untuk meningkatkan pengalaman nasabah dan masyarakat untuk berdonasi secara online,” kata Risyad.

Pewarta: Sanya Dinda Susanti
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Perry Warjiyo: Digitalisasi harus dibangun end to end

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar