Anti Hoax

2,8 persen sekolah jadi klaster COVID-19 selama PTM adalah miskonsepsi

2,8 persen sekolah jadi klaster COVID-19 selama PTM adalah miskonsepsi

lustrasi belajar tatap muka dengan prokes. (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/aww)

Jakarta (ANTARA/JACX) - Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, yang dimulai sejak akhir Agustus 2021, kini semakin banyak diikuti sekolah-sekolah di sejumlah daerah di Indonesia.

Di tengah gencarnya pelaksanaan PTM terbatas, isu soal klaster COVID-19 di sekolah pun muncul di kalangan masyarakat. Salah satunya adalah yang menyebutkan bahwa 2,8 persen sekolah telah menjadi klaster COVID-19 selama PTM.

Menurut Kemendikbudristek, ada miskonsepsi mengenai isu klaster PTM terbatas itu.

Mengacu berita ANTARA, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek Jumeri menerangkan angka 2,8 persen itu bukanlah data klaster COVID-19, tetapi data satuan pendidikan yang melaporkan adanya warga sekolah yang pernah tertular COVID-19.

"Jadi 97,2 persen sekolah tidak memiliki warga sekolah yang terinfeksi COVID-19,” ujar Jumeri.

Selain itu, angka 2,8 persen satuan pendidikan dalam narasi itu bukanlah laporan akumulasi dari kurun waktu satu bulan terakhir. Melainkan akumulasi dari 14 bulan terakhir, yaitu sejak Juli 2020.

Narasi yang beredar di masyarakat juga menyatakan penularan COVID-19 terjadi di sekolah. Data tersebut didapatkan dari laporan 46.500 satuan pendidikan yang mengisi survei dari Kemendikbudristek per 20 September 2021.

Menurut Jumeri, belum tentu penularan COVID-19 terjadi di satuan pendidikan karena sekolah-sekolah tersebut ada yang sudah melaksanakan PTM terbatas dan ada juga yang belum.

Adapun berdasarkan data hasil survei Kemendikbud Ristek per 20 September 2021, tercatat pula ada 7.307 tenaga pendidik dan 15.429 siswa positif COVID-19.

Terkait keterangan tersebut, Jumeri menjelaskan data mengenai 15 ribu siswa dan 7.000 guru positif COVID-19 berasal dari laporan yang disampaikan oleh 46.500 satuan pendidikan yang belum diverifikasi, sehingga masih ditemukan kesalahan.
 
Tangkapan layar soal 4 miskonsepsi isu klaster PTM terbatas (covid.go.id)


Baca juga: Disdik: Tidak ada klaster penularan COVID-19 di sekolah di Jawa Barat

Baca juga: Legislator apresiasi putusan pemerintah PTM terbatas di kampus

Baca juga: Satgas minta PTM ditutup jika ditemukan kasus positif baru

 

Pewarta: Tim Jacx
Editor: Hanni Sofia
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Muncul klaster PTM SD dan SMP, Gibran minta wali murid ikut awasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar