Kilang Pertamina Internasional Kasim lindungi rusa dan kasuari

Kilang Pertamina Internasional Kasim lindungi rusa dan kasuari

Suasana tempat perlindungan rusa timor atau Cervus timorensis dan Kasuari Gelambir di kawasan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Kasim, Kabupaten Sorong ANTARA/Ernes Broning Kakisina.

Sedangkan Kasuari Gelambir ada dua ekor dan dalam waktu dekat bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Papua Barat akan dilepaskan ke alam liar
Sorong, Papua Barat (ANTARA) - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Kasim di Kabupaten Sorong, Papua Barat, melakukan perlindungan Rusa Timor atau Cervus timorensis dan Kasuari Gelambir sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mewujudkan pembangunan sosial dan lingkungan.

Tempat perlindungan rusa dan kasuari di area kerja PT Kilang Pertamina Internasional Unit Kasim ditinjau langsung oleh Vice President (VP) CSR dan SMEPP Pertamina, Arya Dwi Paramita didampingi Unit Manager Comunication Relation dan CSR PT KPI Unit Kasim, Dodi Yapsenang di Sorong, Senin.

Vice President (VP) CSR dan SMEPP Pertamina, Arya Dwi Paramita mengatakan perlindungan rusa dan kasuari tersebut merupakan program Pertamina yang fokus pada bidang sosial dan lingkungan.

Baca juga: BKSDA Sumut terima seekor satwa owa dari warga Tapanuli Selatan

Dia mengatakan bahwa upaya konservasi rusa dan kasuari ini merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam hal ini Kilang Pertamina Internasional Unit Kasim guna mewujudkan pelestarian alam dan pembangunan berkelanjutan.

"Sebagaimana tujuan pembangunan berkelanjutan nomor 15 yakni kehidupan di permukaan yang diwujudkan dengan konservasi satwa yang dilakukan Kilang Pertamina Internasional Unit Kasim bekerja sama dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Papua Barat," ujarnya.
Suasana tempat perlindungan rusa timor atau Cervus timorensis dan Kasuari Gelambir di kawasan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Kasim


Menurutnya, program tersebut sudah berjalan sejak tahun 2016. Awalnya rusa yang dilindungi hanya dua ekor sekarang sudah berkembang menjadi 14 ekor.

Baca juga: KSDA Agam lepasliar kura-kura langkak ke Cagar Alam Maninjau

"Sedangkan Kasuari Gelambir ada dua ekor dan dalam waktu dekat bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Papua Barat akan dilepaskan ke alam liar," katanya.

Dikatakan bahwa program konservasi ini tidak hanya dilakukan oleh PT Kilang Pertamina Internasional Unit Kasim tetapi juga di daerah operasi lain di Indonesia.

Program ini, tambah dia, guna memperlihatkan bahwa Pertamina sebagai perusahaan energi fokus pada pelestarian alam di wilayah tempatnya beroperasi.

Pewarta: Ernes Broning Kakisina
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Eksotisme Pulau Um, rumah bagi ribuan kalong liar dan burung camar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar