Ratusan sekolah di Jakarta Barat batal gelar PTM pada Senin ini

Ratusan sekolah di Jakarta Barat batal gelar PTM pada Senin ini

Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di SDN 11 Grogol Jakarta Barat, Senin (30/8/2021). ANTARA/Walda Marison.

Pada tanggal 27 sampai 30 September sedang dilaksanakan ANBK SMA
Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat II menyebutkan pembelajaran tatap muka (PTM) ratusan sekolah yang rencananya digelar pada Senin ini diundur hingga Jumat mendatang.

Hal tersebut dikarenakan asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) Sekolah Menengah Atas (SMA) masih berlangsung.

Baca juga: Pemkot Jakbar pantau kesehatan guru yang terlibat PTM

"Pada tanggal 27 sampai 30 September sedang dilaksanakan ANBK SMA oleh karena itu pelaksanaan PTM untuk Hari Senin, 27 dan hari Rabu 29 dilakukan PJJ. Maka PTM dimulai hari Jumat 1 Oktober," kata Kepala Seksi Pendidikan Menengah Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat II, Asep S Efendi saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

ANTARA pun sempat mengkonfirmasi Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat I Aroman terkait pengunduran jadwal PTM ini. Namun Aroman belum memberikan respon.

Dengan demikian, ratusan sekolah yang sudah terdaftar dalam asesmen harus menunggu selama beberapa waktu untuk menggelar PTM.

Sebelumnya, Asep mengatakan 194 sekolah di bawah Sudin Jakarta Barat II tercatat telah mengikuti asesmen sebagai syarat menggelar PTM.

Baca juga: Sudin Pendidikan Jakbar 2 tengah melaksanakan asesmen 194 sekolah

Sejumlah sekolah tersebut berlokasi di Kecamatan Kebon Jeruk, Kembangan, Grogol Petamburan, dan Palmerah.

Dari data yang diterima, sebanyak 194 sekolah itu terdiri dari 22 Paud, 76 Sekolah Dasar (SD), 34 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 27 Sekolah Menengah Atas (SMA), 19 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), enam Ramah Anak (RA), enam Madrasah Ibtidaiyah (MI), dua Madrasah Tsanawiyah (MTS), dan dua Madrasah Aliyah (MA).

Sudin Pendidikan akan menguji sekolah tersebut dari segi kesiapan fasilitas prasarana dan sarana kesehatan sebelum diperbolehkan untuk menggelar PTM.

Selain itu, guru pengajar yang tergabung pada 194 sekolah itu pun juga akan mengikuti pelatihan dari dinas sebelum menggelar PTM.

Asep berharap ke-194 sekolah itu bisa melewati proses asesmen dengan baik sehingga dapat menggelar PTM pada akhir September nanti.

Baca juga: Dua Sekolah Dasar Negeri di Jakarta Barat siap lanjutkan PTM

Pewarta: Walda Marison
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kasus COVID-19 di sekolah meningkat, Pemkot Bandung perluas pelacakan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar