Para perempuan sabet penghargaan teratas Festival Film San Sebastian

Para perempuan sabet penghargaan teratas Festival Film San Sebastian

Aktris AS Jessica Chastain, tengah berpakaian merah, berpose dengan pemenang lainnya setelah menerima penghargaan Donostia Shell di Festival Film San Sebastian ke-69, di San Sebastian, Spanyol pada Sabtu (25/9/2021). ANTARA/HO-AP Photo/Alvaro Barrientos.

Jakarta (ANTARA) - Sutradara dan aktris perempuan berhasil memenangkan penghargaan tertinggi pada malam terakhir festival film terbesar Spanyol ke-69 pada Sabtu (25/9) waktu setempat dengan penghargaan utama kategori film terbaik disabet sutradara asal Rumania Alina Grigore untuk film “Blue Moon”.

Berkat film “Blue Moon”, Grigore berhasil membawa pulang piala Golden Shell. Film tersebut merupakan debutnya sebagai sutradara, berkisah tentang seorang perempuan muda yang berusaha membebaskan dirinya dari rumah tangga pedesaan yang kejam.

Selain itu, untuk pertama kalinya festival film mempersembahkan penghargaan akting terbaik yang netral gender, yakni kategori Best Leading Performance, untuk aktris Jessica Chastain dan Flora Ofelia Hofmann Lindahl.

Baca juga: Film "Cry Macho" akan jadi pembuka festival film Tokyo

Chastain mendapat kehormatan untuk perannya sebagai teleevangelist Tammy Faye Messner di “The Eyes of Tammy Faye”. Sementara Lindahl yang berusia 16 tahun meraih penghargaan untuk perannya di film Denmark “As in Heaven”.

“Betapa menariknya tahun ini untuk merayakan dua penampilan perempuan, itu mengejutkan saya,” kata Chastain yang pernah masuk nominasi Oscar sebanyak dua kali kategori aktris pendukung terbaik dan aktris terbaik, dikutip dari Reuters pada Senin.

Selain memenangkan peran terbaik, film “As in Heaven” juga menyabet penghargaan sutradara terbaik untuk Tea Lindeburg. Ia membawa pulang piala Silver Shell untuk filmnya yang berkisah tentang pandangan keibuan di abad ke-19 yang diceritakan melalui mata seorang gadis remaja.

Pemenang penghargaan teratas lainnya adalah Claire Mathon yang memenangkan sinematografi terbaik untuk film thriller Prancis “Undercover”, sutradara Prancis-Bosnia Lucile Hadzihalilovic yang memenangkan hadiah khusus festival untuk film surealis “Earwig”, dan sutradara Tatiana Huezo memenangkan film Amerika Latin terbaik untuk film “Prayers for the Stolen”.

Sutradara Celine Sciamma meraih penghargaan penonton utama untuk film “Petite Maman”. Sementara penghargaan penonton untuk film Eropa terbaik diraih sutradara laki-laki Emmanuel Carrere untuk karyanya berjudul “Between Two Worlds”.

Pemenang laki-laki lainnya adalah sutradara Inggris Terence Davies yang memenangkan skenario terbaik untuk film biografi Siegfried Sassoon “Benediction”.

Baca juga: Isabelle Huppert jadi ketua dewan juri Festival Film Tokyo

Baca juga: Peran festival film untuk para sutradara Indonesia

Baca juga: Film "Susi Susanti" diputar di bioskop Beijing


Penerjemah: Rizka Khaerunnisa
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar