Intani harapkan Jawa Barat jadi lumbung pangan nasional

Intani harapkan Jawa Barat jadi lumbung pangan nasional

Panen bersama di persawahan Pacuan Kuda, Kotakaler, Sumedang, Jawa Barat. ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi.

...Sumedang menjadi salah satu motor pembangunan kemandirian pangan nasional di Jawa Barat.
Jakarta (ANTARA) - Perkumpulan Insan Tani dan Nelayan Indonesia (Intani) menyatakan wilayah Jawa Barat harus kembali menjadi lumbung pangan nasional karena memiliki potensi pertanian sangat tinggi.

Ketua Intani Guntur Subagja Mahardika di Jakarta, Senin, menyatakan di tengah pandemi COVID-19 ketersediaan dan ketahanan pangan menjadi sangat prioritas sehingga diperlukan upaya untuk mewujudkan swasembada pertanian kembali dan membangun ketahanan pangan nasional.

"Jawa Barat harus kembali menjadi lumbung pangan nasional. Sumedang menjadi salah satu motor pembangunan kemandirian pangan nasional di Jawa Barat,” katanya saat panen bersama di persawahan Pacuan Kuda, Kotakaler, Sumedang, Jawa Barat.

Baca juga: Menteri BUMN inginkan Kabupaten Jembrana jadi lumbung pangan bagi Bali

Hal itu, lanjut Guntur yang juga Asisten Staf Khusus Wakil Presiden RI itu dalam keterangannya, didukung kualitas pertanian Kabupaten Sumedang dan Provinsi Jawa Barat sangat bagus.

Pada kesempatan itu dia mengapresiasi Komite Pemulihan Ekonomi Daerah (KPED) Jawa Barat yang mengembangkan teknologi pertanian untuk meningkatkan produksi pangan di Tatar Sunda.

Menurut Ketua KPED Ipong Witono penerapan teknologi berupa suplemen penyubur tanah dan tanaman sudah diaplikasikan di sejumlah demplot di beberapa kabupaten di Jawa Barat, termasuk Kabupaten Sumedang.

Baca juga: Petani milenial diharapkan bangkitkan kearifan lokal mandiri pangan

Suplemen penyubur tanah Bio gro telah diujicobakan untuk tanaman padi di persawahan Pacuan Kuda lingkungan Sindang Raja Kelurahan Kotakaler , Kecamatan Sumedang Utara, dan hasil panen menunjukkan ada peningkatan produksi bahkan mencapai dua kali lipat.

Sumedang menjadi demplot untuk percontohan tanaman padi menggunakan Bio Gro, hasilnya ada peningkatan produksi padi dari 4 – 5 ton/hektare kini bisa sampai 9 ton/hektare.

"Dengan peningkatan produksi, kekurangan pangan Jabar dapat diatasi," katanya.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyebutkan, melimpahnya produksi padi di Kabupaten Sumedang akan menjadikan Sumedang sebagai pemasok utama bagi daerah lain seperti DKI Jakarta yang sudah ada MoU sebelumnya.

“Dengan melimpahnya produk pertanian ini, tentunya pasarnya pun sudah ada di mana Pemda Sumedang melalui BUMD Kampung Makmur bekerja sama dalam memasarkan produk pertanian dengan Pemda DKI Jakarta melalui BUMD PT Tjipinang Raya dan Food Station," ucapnya.

 

Pewarta: Subagyo
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Mentan bangga petani mampu bertahan di tengah pandemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar