PON Papua

Auditorium Uncen telah penuhi 80 persen persiapan PON Papua

Auditorium Uncen telah penuhi 80 persen persiapan PON Papua

Petugas keamanan berseragam TNI-Polri bersiap di depan pintu masuk Auditorium Universitas Cenderawasih, Kota Jayapura, Papua, Senin (27/9/2021). ANTARA/HO-Panpel Angkat Besi PON XX.

Sistem penerangan panggung belum maksimal, belum ada lampu
Jakarta (ANTARA) - Persiapan auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen), Kota Jayapura, Papua, sebagai arena bertanding atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) XX telah 80 persen rampung kata panitia pelaksana.

"Kesiapan venue sampai pagi ini masih dalam proses semua. Prosesnya sudah 80 persen selesai," kata Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) cabang olahraga angkat berat PON XX Papua Carlos Matuan yang dikonfirmasi Antara dari Jakarta, Senin pagi.

Carlos Matuan mengatakan persiapan yang masih dilakukan berupa pemasangan lampu bagi keperluan pertandingan mengingat ruang auditorium berkapasitas 3.000 pengunjung didesain secara tertutup.

Baca juga: Panpel batasi penonton sepakbola di PON XX Papua

"Yang belum di antaranya lampu. Sistem penerangan panggung belum maksimal, belum ada lampu. Auditorium tertutup perlu pencahayaan terutama untuk binaraga. Kalau tidak ada lampu akan kurang pencahayaan," katanya.

Menurut Carlos Auditorium Uncen akan digunakan untuk penyelenggaraan lomba angkat berat, angkat besi serta binaraga yang digelar secara berturut-turut.

Penyelanggaraan binaraga digelar selama sehari pada 4 Oktober 2021, angkat besi berlangsung pada 6-9 Oktober 2021 dan angkat berat pada 11-15 Oktober 2021.

Carlos mengatakan untuk persiapan alat olahraga angkat berat telah seluruhnya dipenuhi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga. "Jumlah atlet yang bergabung nanti sekitar 59 atlet angkat berat," katanya.

Baca juga: Yenny Wahid buka secara resmi pertandingan panjat tebing PON XX Papua

Nomor yang dilombakan adalah kelompok putra pada kelas 69kg, 66kg, 74kg, 83kg, 93kg, 105kg, 120kg dan +120kg. Kelompok putri 47kg, 52kg, 57kg, 63kg, 72kg, 84kg dan +84kg.

"Medali yang diperebutkan total 45 yang terdiri atas emas, perak dan perunggu masing-masing 15 keping medali," katanya.

Carlos mengatakan pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini juga mendorong kesiapan panitia dalam penerapan protokol kesehatan. "Dari kapasitas 3.000 orang, kita batasi pengunjungnya cukup 1.000 sampai 1.500 orang. Penonton kita tempatkan di tribun atas dengan jaga jarak dan wajib bermasker," katanya.

Panitia juga mempersiapkan dua tenaga dokter dan enam tim medis di lingkungan arena pertandingan. "Kalau keamanan sudah siap semuanya dari unsur TNI-Polri dan keamanan khusus dari panitia angkat berat," katanya.

Baca juga: TNI jamin keamanan jelang acara pembukaan PON Papua

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dampak ekonomi PON & Peparnas capai Rp1,6 triliun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar