PON Papua

Lumat Jabar 5-1, kapten sepak bola putra Papua merasa belum 100 persen

Lumat Jabar 5-1, kapten sepak bola putra Papua merasa belum 100 persen

Pesepak bola Papua Ricky Ricardo C.G.T Cawor (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Jawa Barat Reynaldi Angga Surya (kanan) saat pertandingan penyisihan sepak bola putra PON Papua di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Senin (27/9/2021). Tim Sepak Bola Papua menang dengan skor 5-1. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj. (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

Jayapura (ANTARA) - Kapten tim sepak bola putra Papua, Ricky Ricardo Cawor, merasa ia dan rekan-rekannya belum tampil dengan kekuatan 100 persen kendati sudah melumat juara bertahan Jawa Barat dengan skor 5-1 dalam laga pembuka penyisihan Grup A Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

"Kalau menurut saya tadi itu belum 100 persen, mungkin masih ada beberapa kekurangan yang harus diperbaiki untuk pertandingan berikutnya," kata Ricky selepas laga di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Sabtu.

Ricky memang sempat membuang beberapa peluang bagus di dalam kotak penalti Jabar sebelum mengirimkan assist untuk gol kedua yang dicetak rekannya M Arody Uopdana demi membawa Papua memimpin 2-0 hingga turun minum.

Di babak kedua, Ricky tampil lebih tenang dalam memanfaatkan peluang-peluang yang ia miliki dan menutup laga dengan torehan dua gol untuk kemenangan Papua.

Baca juga: Sepak bola putra Papua awali PON dengan tuntaskan revans atas Jabar 

Penyerang berusia 23 tahun itu mengaku motivasi yang diberikan pelatih kepala Eduard Ivakdalam saat turun minum cukup membantunya memperbaiki penampilan di babak kedua, selain juga kehadiran kedua orang tuanya di tribun Stadion Mandala.

"Mungkin babak pertama belum terlalu lepas ya, tetapi ada Coach Edu dan orang tua saya juga hadir semua, bisa membuat saya termotivasi bermain lebih baik di babak kedua," ujar Ricky.

Ricky dkk saat ini menduduki puncak klasemen Grup A dengan raihan tiga poin dan selisih gol surplus empat.

Papua selanjutnya dijadwalkan menghadapi Maluku Utara pada Jumat di Stadion Mandala sebelum bertemu Nusa Tenggara Timur di tempat yang sama dua hari kemudian. 

Baca juga: Papua targetkan rebut emas sepak bola PON XX 
 

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Rr. Cornea Khairany
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dampak ekonomi PON & Peparnas capai Rp1,6 triliun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar