Kabar COVID-19 hari ini, dari Australia hingga India

Kabar COVID-19 hari ini, dari Australia hingga India

Sekelompok warga memprotes kewajiban menjalani vaksinasi COVID-19 di New York City, AS, Senin (27/9/2021). (ANTARA/Reuters/as)

Jakarta (ANTARA) - Berikut ini adalah perkembangan pandemi COVID-19 di dunia hari ini:

Sydney peringatkan warga yang belum divaksin

Penduduk Sydney yang belum menerima vaksin COVID-19 akan dilarang melakukan kegiatan sosial, kata kepala negara bagian New South Wales Gladys Berejiklian, Selasa.

Larangan itu tetap berlaku bahkan ketika perintah tinggal di rumah dicabut mulai Desember.

Baca juga: CDC AS dukung vaksin booster Pfizer, tapi bukan untuk nakes
Namun, kebijakan yang diterapkan untuk meningkatkan vaksinasi itu menuai kritik karena dua alasan.

Pertama, karena terkesan menghukum kelompok rentan yang tak memiliki akses ke vaksinasi.

Kedua, karena gagal memberikan insentif yang jelas bagi mereka yang enggan divaksin.

RS New York pecat staf yang menolak vaksin

Rumah-rumah sakit di negara bagian New York, AS, pada Senin mulai memberhentikan atau menskors petugas kesehatan yang menolak perintah untuk menjalani vaksinasi COVID-19.

Kebijakan tegas itu memicu kelangkaan staf di rumah-rumah sakit, beberapa di antaranya terpaksa menangguhkan tindakan medis tertentu atau mengurangi pelayanan.

Baca juga: Tentara AD AS yang menolak vaksin bisa dipecat

Wali Kota New York Bill de Blasio mengatakan rumah-rumah sakit di kotanya belum melihat dampak dari kebijakan itu.

Dia mengkhawatirkan daerah-daerah lain di negara bagian itu yang tingkat vaksinasinya lebih rendah.

Jepang akan akhiri status darurat COVID-19 bulan ini

Jepang akan mencabut status darurat COVID-19 di semua wilayah pada Kamis setelah jumlah kasus menurun drastis dan beban sistem kesehatan berkurang, kata Menteri Ekonomi Yasutoshi Nishimura.

Pencabutan itu menjadi yang pertama sejak status darurat diberlakukan hampir enam bulan lalu.

Namun Nishimura mengatakan pembatasan di tempat-tempat makan dan kegiatan berskala besar tetap diterapkan selama sekitar sebulan untuk mencegah lonjakan kasus.

Baca juga: Dua warga Jepang meninggal usai terima dosis Moderna yang ditangguhkan

Restoran di wilayah berstatus darurat kini diharuskan tutup pukul 20.00 dan dilarang menyajikan minuman beralkohol.

Sel yang terinfeksi virus corona dilindungi protein

Para peneliti yakin sejenis protein, yang membantu sel-sel rusak terhindar dari kehancuran oleh sistem kekebalan, mungkin ikut menyebabkan sakit yang parah akibat COVID-19.

Dalam percobaan di laboratorium, mereka menemukan sejumlah besar CD47 di permukaan sel yang terinfeksi virus corona.

Menurut para peneliti, CD47 seakan berkata pada sistem kekebalan, "Jangan makan aku!".

Infeksi virus SARS-CoV-2 juga meningkatkan kadar protein SIRPalpha yang bersama CD47 mengelabui sistem kekebalan agar tidak menghancurkan sel-sel yang rusak.

Pengembangan obat-obatan yang menyasar CD47 mungkin bisa meningkatkan efektivitas pengobatan COVID-19, kata para peneliti.

India catat angka kematian harian COVID-19 terendah

India melaporkan 179 kematian akibat COVID-19 pada Selasa, angka harian terendah sejak pertengahan Maret, sehingga totalnya menjadi 447.373.

Kasus infeksi bertambah 18.795, kenaikan terendah sejak awal Maret, sehingga totalnya menjadi sekitar 33,7 juta.

Sumber: Reuters

Baca juga: Biden akan bahas tanggapan COVID setelah CDC dukung vaksin "booster"

Penerjemah: Anton Santoso
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Syarat perjalanan tetap ketat meski pandemi akan jadi endemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar