Warga apresiasi penataan Stasiun Integrasi Tebet

Warga apresiasi penataan Stasiun Integrasi Tebet

Salah satu lorong masuk di Pintu Barat Stasiun Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (28/9/2021). ANTARA/Sihol Hasugian.

Jakarta (ANTARA) - Pengguna jasa transportasi umum di Stasiun Integrasi Tebet Jakarta Selatan mengapresiasi penataan stasiun dengan melakukan sejumlah perubahan fasilitas.

Salah seorang pengguna jasa kereta listrik (KRL), Eva (25), di Stasiun Tebet, Jakarta Selatan, Selasa, mengatakan,  penataan Stasiun Tebet telah mengubah wajah stasiun menjadi lebih bersih dibanding sebelumnya.

"Tempat pedagang berjualan sekarang ditata menjadi lebih rapi," katanya. Salah seorang pedagang makanan di Stasiun Tebet juga menyampaikan pernyataan yang sama.

Menurut pedagang makanan tersebut, penataan di stasiun yang terintegrasi dengan beberapa moda transportasi itu menarik perhatian pengunjung lebih banyak sehingga diharapkan dapat membantu meningkatkan penjualan dagangannya.

"Pastinya lebih tertata dari pada sebelumnya. Kalau sebelumnya belum rapi. Sekarang tempatnya menjadi lebih rapi dan tertata. Apalagi tempatnya gratis,," kata dia.
 

Salah satu tempat pelaku UMKM di Pintu Barat Stasiun Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (28/9/2021). ANTARA/Sihol Hasugian

Tukang ojek pangkalan yang mangkal dekat Stasiun Tebet, Wahono (61) mengatakan, setelah penataan stasiun, jadi ada tempat ojek mangkal sekitar stasiun.

Wahono yang baru dua hari menempati lokasi untuk ojek pangkalan itu mengatakan, penataan itu dapat memudahkannya mencari penumpang.

"Para penumpang kereta itu tahu dengan rambu yang dipasang kalau kita ada," katanya.

Baca juga: Integrasi antarmoda di di Stasiun Tebet mudahkan penumpang

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati, yang meninjau persiapan peresmian Stasiun Tebet, tidak berbicara banyak kepada awak media.

“Hari ini kami meninjau, dan ini masih tahap pertama. Ada beberapa tahap lagi berikutnya. Besok kita akan meresmikan pada tahap pertama,” kata dia.

Rencananya, Menteri BUMN, Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dijadwalkan akan meresmikan stasiun integrasi tersebut pada Rabu (29/9).

Penataan stasiun Tebet mencakup pembangunan shelter, tempat menurunkan (drop off) dan mengangkut (pick up) penumpang ojek online, peningkatan pedestrian, tempat penyeberangan orang, serta peningkatan pada fasilitas penunjang lainnya.

Baca juga: Ada genangan air di rel, KRL melintas hati-hati di Stasiun Tebet
Baca juga: Cawang-Tebet sudah normal


Pewarta: Sihol Mulatua Hasugian
Editor: Riza Harahap
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Calon penumpang sambut baik tarif baru tes antigen di stasiun KA

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar