Kericuhan LP Perempuan Pontianak bisa diatasi

Kericuhan LP Perempuan Pontianak bisa diatasi

Ilustrasi razia di dalam lembaga pemasyarakatan. ANTARA/HO-LP Sampit.

Pontianak (ANTARA) - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwilkumham Kalimantan Barat, Eka Jaka Riswantara, menyatakan, kericuhan di LP Perempuan Pontianak, Selasa, sudah bisa diatasi dan tidak ada korban kekerasan di pihak petugas lembaga penegakan hukum itu.

"Alhamdulillah kericuhan sudah bisa kami atasi, dan ini juga berkat dukungan TNI dan Polri, dan yang terjadi juga bukan penyanderaan, tetapi ketika kericuhan terjadi tiga petugas sedang berada di dalam blok atau sedang bertugas, dan mereka juga akhirnya dikeluarkan oleh warga binaan," kata dia, di Pontianak.

Baca juga: Petugas musnahkan 236 handphone hasil tiga bulan razia di LP Pontianak

Menurut dia, hal itu didasarkan dengan tidak ada petugas LP Pontianak yang disakiti atau dipukuli warga binaan. Sedangkan terkait aksi bakar-bakaran, mereka (warga binaan) juga berniat sebagai aksi protes saja, bukan bermaksud untuk membakar LP itu sendiri.

"Kericuhan terjadi di Blok Melati dan Blok Mawar dan memang LP Perempuan Pontianak baru memiliki dua blok tersebut," katanya.

Baca juga: Razia LP Surabaya temukan senjata tajam rakitan

Mereka memang sedang gencar-gencarnya melaksanakan razia di LP diseluruh Indonesia, termasuk razia handphone dan jaringan listrik tadi sore.

Ia menjelaskan, sudah menjadi risiko kalau melakukan penertiban maka akan ada dampak yang akan timbul, seperti adanya penolakan dari warga binaan tadi.

Baca juga: Gubernur Bali ingin razia lebih sering di LP Kerobokan

"Penertiban handphone bertujuan menekan atau mencegah agar tidak ada pengendalian narkoba dari LP menggunakan telepon genggam itu termasuk aktivitas lainnya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Polres Kubu Raya, AKBP Jerrold Kumontoy, menyatakan, kericuhan di LP Pontianak berawal dari petugas LP yang merazia handphone yang ditolak warga binaan.

Baca juga: 20 napi Tanjung Gusta dipindah ke Pematangsiantar

"Saat ini suasana sudah kondusif, dan tidak ada penganiayaan dan tidak ada aksi penyanderaan, atau lebih tepat diblokade saja jalannya petugas. Saat ini LP Perempuan Pontianak juga sudah dijaga personel Samapta Polres Kubu Raya," ujarnya.

Pewarta: Andilala
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Polisi tangkap lagi 2 tersangka kericuhan PPKM Darurat di Surabaya

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar