KIP DKI dorong partisipasi publik bangun Jakarta Informatif

KIP DKI dorong partisipasi publik bangun Jakarta Informatif

Tangkapan layar - Para narasumber pada acara webinar Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta bertemakan "Partisipasi Organisasi Masyarakat (ormas), Kampus dan Intelektual Milenial Wujudkan Ruang Keterbukaan Informasi" yang diikuti sekitar 200 peserta dari civitas akademika, mahasiswa, tokoh ormas, dan lainnya di Jakarta, Selasa (28/9/2021). (ANTARA/Taufik Ridwan)

Jakarta (ANTARA) - Komisi Informasi Provinsi (KIP) DKI Jakarta mendorong partisipasi publik untuk membangun Jakarta Informatif dengan cara meningkatkan keterbukaan informasi.

"Dengan pemerintahan yang terbuka maka meningkatkan kepercayaan publik. Dengan keterbukaan dan transparansi, komunikasi publik menjadi salah satu hal paling efektif dalam pencegahan penyalahgunaan kewenangan, kekuasaan atau korupsi," kata Ketua KIP DKI Jakarta, Harry Ara Hutabarat di Jakarta, Rabu.

Ara menyatakan hal itu saat perayaan Hari Hal Untuk Tahu Sedunia (Right To Know Day) pada 28 September 2021.

KIP DKI Jakarta mengadakan webinar bertemakan "Partisipasi Organisasi Masyarakat (ormas), Kampus dan Intelektual Milenial Wujudkan Ruang Keterbukaan Informasi" yang diikuti sekitar 200 peserta dari sivitas akademika dan lainnya.

Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua menuturkan seluruh elemen masyarakat harus mengetahui, mengenal dan mengawal langsung implementasi keterbukaan informasi publik (KIP).

“Kami mengharapkan peran serta aktif masyarakat dalam menggunakan wadah Komisi Informasi sebaik mungkin," ujar Inggard.

Menurut Inggard, pada dasarnya masyarakat ingin mengetahui seluruh kebijakan dan pembangunan pemerintah dan tahu kebijakan penggunaan forum pemerintah daerah sehingga semuanya dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kepentingan masyarakat.

Baca juga: Putusan KIP DKI beri kepastian hukum status tanah warga
Baca juga: KIP DKI gandeng BP BUMD susun daftar informasi publik


Kepala Bidang Informasi Publik, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, Raides Aryanto menjelaskan, optimalisasi pelayanan informasi dan komunikasi publik yang telah diberikan Pemprov DKI Jakarta masih terus dilakukan dengan melakukan perubahan dan penyesuaian tingkat teknologi yang dimiliki masyarakat.

Raides menuturkan, Pemprov DKI Jakarta ingin melibatkan masyarakat dalam setiap kebijakan melalui kanal-kanal publik yang telah menyesuaikan teknologi informasi.

Sasaran dari acara perayaan Hari Hal Untuk Tahu Sedunia tersebut untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai memiliki hak dan kebebasan dalam mengakses informasi publik dan momentum bagi badan publik menjalankan komitmen untuk memberikan informasi publik.

Pembukaan kegiatan ini dilakukan oleh Kepala Badan Kesbangpol DKI Jakarta Taufan Bakri dengan narasumber Aang Muhdi Gozali (Ketua Bidang Advokasi, Sosialisasi dan Edukasi (ASE) KIP DKI dan Raides Aryanto (Kabid Informasi Publik Diskominfotik DKI Jakarta).

Selain itu, Yayat Supriatna (kademisi Trisakti) dan Ahmad Hanafi (Direktur Indonesian Parliamentary Center-IPC) dan pembicara utama Inggard Joshua (Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta).

Pewarta: Taufik Ridwan
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar