PON Papua

Edgar Xavier buka keran medali tim wushu DKI Jakarta

Edgar Xavier buka keran medali tim wushu DKI Jakarta

Edgar Xavier Marvelo membuka keran medali tim wushu DKI Jakarta di PON XX Papua setelah tampil dengan nilai terbaik di nomor taolu chang quan di GOR Futsal KONI, Merauke, Papua. (29/9/2021) (ANTARA/Aditya E.S. Wicaksono)

Jakarta (ANTARA) - Edgar Xavier Marvelo membuka keran medali tim wushu DKI Jakarta di PON XX Papua setelah tampil dengan nilai terbaik di nomor taolu chang quan di GOR Futsal KONI, Merauke, Rabu.

Di nomor tangan kosong itu Edgar, yang notabene peraih medali emas SEA Games 2019, lewat jurus dan gerakan yang mantap memukau dewan juri yang memberinya nilai total 9.72.

"Puji Tuhan tadi pertandingan chang quan putra lancar mendapatkan nilai 9.72 sebenarnya di pertandingan saya tidak punya ekspektasi yang sangat tinggi saya hanya kembalikan ke diri saya untuk bertanding secara maksimal," kata Edgar ditemui di Merauke.

"Walaupun PON 2020 ini sudah ditunda setahun, tetapi dari segi persiapan dan kesiapan, bisa dibilang cukup siap karena juga sudah mulai pelatnas dari Agustus 2020, yang sudah mempersiapkan PON sejak itu."

Sesama rekan pelatnas, Seraf Naro Siregar berhak atas medali perak setelah atlet unggulan Jawa Timur itu mengumpulkan nilai 9.69.

Jatim melengkapi selebrasi mereka dengan memboyong juga medali perunggu setelah Muhammad Daffa di peringkat tiga dengan 9.67.

Wushu menjadi cabang olahraga yang pertama kali dipertandingkan di Merauke, yang bakal menggelar juga pertandingan sepak bola putri, anggar, gulat, catur, dan bermotor.

Cabang olahraga wushu digelar dari 29 September hingga 3 Oktober dengan memperebutkan 23 medali emas dari nomor taolu (seni jurus) dan sanda (tanding).

Baca juga: Cabang olahraga wushu awali pertandingan PON Klaster Merauke
Baca juga: Wushu Sumut mulai perburuan medali di PON Papua
Baca juga: Wushu hari pertama perebutkan dua medali emas Taolu

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dampak ekonomi PON & Peparnas capai Rp1,6 triliun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar