PON Papua

Pemanah Jambi mulai berkompetisi di PON Papua

Pemanah Jambi mulai berkompetisi di PON Papua

Suasana pertandingan cabang olahraga panahan PON XX Papua. ANTARA/HO-Humas KONI JAMBI

Jambi (ANTARA) - Tim panahan Jambi yang diperkuat pemanah senior Hanif dan Yuliana mulai berkompetisi memperebutkan medali PON XX yang berlangsung di Jayapura, Papua.

Pelatih Panahan Jambi Gusnadi, saat dihubungi Antara, Kamis, mengatakan tim panahan Jambi nomor recurve putra dan putri akan memulai dari babak aduan hari ini.

Namun, ada pemanah putra andalan Jambi di nomor recurve, M Hanif Wijaya, yang harus memulai babak dari peringkat 7. Sementara pemanah putri andalan Jambi, Yuliana, akan memulai dari peringkat 14.

Gusnadi mengatakan babak kualifikasi tersebut dilangsungkan dalam kondisi cuaca yang berangin, dan ia menilai ini akan sangat memengaruhi penampilan atlet. Meski demikian, diharapkan para atlet Jambi bisa tetap konsentrasi untuk melaju ke babak final nanti.

Baca juga: Jambi andalkan pemanah pelatnas raih emas PON Papua 

Ia pun mengaku tetap optimistis para atletnya akan tampil maksimal dalam babak aduan, mengingat hasil kualifikasi pada Rabu (29/9) kemarin lumayan bagus.

"Tinggal mohon doa bersama agar kondisi angin bersahabat sehingga, baik Hanif maupun Yuliana bisa tampil maksimal di babak aduan," kata Gusnadi.

Sebelum pertandingan dimulai, ia juga meminta agar anak asuhnya bisa lebih tenang dan fokus, sebab pengalaman Hanif dan Yuliana yang sudah beberapa kali tampil di ajang nasional maupun internasional diyakini akan sangat membantu mendongkrak penampilannya. 

"Hari ini babak aduan akan berlangsung sampai didapat nama-nama pemanah untuk tampil di semifinal, dan diharapkan pemanah Jambi bisa terus melaju sampai final," ungkap Gusnadi. 

Baca juga: Kondisi angin tak menentu jadi tantangan atlet panahan PON Papua 
Baca juga: Atlet panahan olimpiade masih jadi andalan daerah di PON Papua 

 

Pewarta: Nanang Mairiadi
Editor: Rr. Cornea Khairany
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dampak ekonomi PON & Peparnas capai Rp1,6 triliun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar