Wapres ajak investor asing tidak ragu investasi di KIH Indonesia

Wapres ajak investor asing tidak ragu investasi di KIH Indonesia

Wakil Presiden Ma'ruf Amin didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau Safe and Lock Halal di Industrial Park Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (30/9/2021). ANTARA/HO-Setwapres/aa.

Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengajak para investor asing untuk tidak ragu menginvestasikan modalnya, khususnya di sektor kawasan industri halal (KIH) karena banyak potensi di Indonesia.

"Saya minta investor global jangan ragu-ragu karena kita (Indonesia) memiliki potensi yang besar dan kita mampu untuk menjadi produsen halal terbesar di dunia. Untuk sertifikasinya tidak masalah, kualitas juga saya kira terjaga," kata Wapres usai meninjau Safe and Lock Halal Industrial Park di Sidoarjo, Kamis.

Indonesia memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang besar. Selain itu, sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim, Indonesia merupakan pasar terbesar bagi produk halal, kata Wapres.

Baca juga: Wapres meninjau Kawasan Industri Halal Sidoarjo

Selain itu, lanjutnya, Indonesia sedang mengembangkan kawasan industri halal di berbagai kawasan industri yang akan mendorong pengembangan industri produk halal.

"Kita punya kemampuan, punya potensi besar untuk mengembangkan industri halal ini. Salah satunya kita bangun kawasan-kawasan industri dengan berbagai fasilitas, pengurusan yang terpadu dalam satu atap," jelasnya.

Baca juga: Wapres: Jatim optimistis selesaikan kemiskinan ekstrem

Oleh karena itu, Wapres menekankan industri halal di Indonesia merupakan sektor yang menjanjikan bagi investor dari berbagai negara. Wapres mengapresiasi sejumlah negara yang mulai berinvestasi di industri halal Indonesia, seperti Brasil, China, dan negara-negara di Timur Tengah.

"Berinvestasi di Indonesia, saya kira sesuatu yang sangat menjanjikan untuk investor dari mana pun. Saya dengar sudah ada dari China, Brasil,dan Timur Tengah itu mereka sudah mulai mengincar," ujar Wapres.

Baca juga: Wapres minta Khofifah segera mutakhirkan data warga miskin ekstrem

Pewarta: Fransiska Ninditya
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Wapres tegaskan pemerintah akan tingkatkan kesejahteraan guru

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar