Gubernur Kaltara minta tim vaksinasi masuk ke daerah sulit dijangkau

Gubernur Kaltara minta tim vaksinasi masuk ke daerah sulit dijangkau

Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang. ANTARA/HO - Dinas KISP Pemprov Kaltara.

Hal tersebut untuk memperluas persentase wilayah di Kaltara yang sudah tersentuh vaksinasi
Tarakan (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang meminta tim vaksinasi COVID-19  bergerak aktif masuk ke daerah-daerah yang sulit dijangkau untuk melayani masyarakat.

"Hal tersebut untuk memperluas persentase wilayah di Kaltara yang sudah tersentuh vaksinasi," kata Zainal di Tarakan, Kaltara, Kamis.

Zainal menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan TNI/Polri yang terlibat aktif dalam pelaksanaan vaksinasi di wilayah Kaltara.

Baca juga: Lantamal XIII gelar vaksinasi COVID-19 sasar transmigran di Kaltara

Menurut dia, kerja sama itu merupakan perwujudan nyata sinergi, harmonisasi dan kekompakan seluruh elemen di Kaltara khususnya dalam penanganan pandemi COVID-19.

Saat ini kondisi kasus COVID-19 di Bumi Benuanta ini, lanjut Zainal, ada beberapa daerah yang masih zona oranye dan ada yang sudah zona kuning.

Ia mengharapkan dalam beberapa pekan ke depan wilayah Bumi Benuanta itu sudah masuk zona hijau sehingga kegiatan wsrga sehari-hari bisa kembali seperti biasa.

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 bertambah 30 di Tarakan

Dalam kesempatan itu, ia juga mengharapkan bahwa harga untuk tes COVID-19 jenis RT-PCR dapat ditekan sampai harga Rp250.000 sampai Rp350.000.

“Tekan harga sampai Rp350.000 atau Rp250.000, kasihan rakyat, sedih saya melihat harga mahal, ini masih terjadi di Kaltara,” kata Zainal.

Sementara itu Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Erwin Zadma menyampaikan laporan terkait pelaksanaan vaksinasi yang diselenggarakan Polda Kaltara setiap minggu.

Baca juga: Pasien COVID-19 yang sembuh di Tarakan Kaltara bertambah 93 orang

Erwin mengatakan saat ini Polda Kaltara memiliki gerai vaksinasi untuk seluruh masyarakat Kaltara, seperti tersebar di poliklinik yang ada di Polres.

“Ada empat tambahan gerai, kalau di Tarakan ada di pelabuhan, kemudian di Nunukan juga ada di pelabuhan, di Bulungan di Pasar Induk kita buat gerai lagi dan di Malinau di pasar juga kita buat," katanya.

Menurut dia, penambahan gerai untuk membantu masyarakat Kaltara segera mendapatkan vaksinasi COVID-19.

Baca juga: Gubernur: Universitas Terbuka berkontribusi tingkatkan SDM di Kaltara
 

Pewarta: Susylo Asmalyah
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pemprov Papua luncurkan aplikasi penanggulangan bencana

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar