Pemkot Depok dorong transparansi tata kelola keuangan

Pemkot Depok dorong transparansi tata kelola keuangan

Gedung Balaikota Depok. ANTARA/Feru Lantara.

Depok (ANTARA) - Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengukuhkan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) untuk mendorong inovasi, percepatan, dan perluasan Elektronik Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), sehingga mewujudkan efisiensi, efektivitas, dan transparansi tata kelola keuangan.

Pengukuhan ini ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Nomor:821.27/281/Kpts/Ekonomi/Huk/2021.

"Kami sangat mendukung sekali kehadiran TP2DD ini untuk menjaga kelancaran distribusi dan percepatan perluasan digitalisasi daerah," kata Wali Kota Depok dalam keterangannya di Depok, Jumat..

Baca juga: Pemkot Depok keluarkan Perwal tentang PTM terbatas

Mohammad Idris menuturkan, melalui dukungan dan sinergisitas Bank Indonesia Jawa Barat dengan Pemerintah Kota Depok, dapat mendorong percepatan implementasi ETPD baik dari sisi pendapatan maupun belanja. Sebab, dengan terimplementasinya ETPD akan memberikan manfaat berupa transaksi yang efisien, cepat, nyaman dan akuntabel.

"Elektronifikasi dari sisi penerimaan pemerintah daerah diyakini akan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga diharapkan dapat turut mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Depok," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Wilayah Provinsi Jawa Barat, Herawanto mengatakan, hingga kini TP2DD sudah terbentuk di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat. TP2DD Kota Depok sendiri diketuai langsung oleh Wali Kota.

Sementara Ketua Pelaksana Harian adalah Sekretaris Daerah, Wakil Ketua Pelaksana Harian Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah. Kemudian, Sekretaris Tim adalah Kepala Badan Keuangan Daerah, dan para anggotanya adalah Kepala Perangkat Daerah.

"Di dalam TP2DD kepala daerah memiliki kewenangan untuk mengkoordinir institusi stakeholder seperti Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Perbankan, Akademisi, Masyarakat pebisnis untuk bergabung merumuskan kebijakan untuk percepatan perluasan digitalisasi," ujarnya.

Baca juga: Gandeng Shopee, Depok Virtual Expo 2021 hadirkan ribuan UMKM lokal
Baca juga: Pemkot Depok siapkan strategi dorong pemulihan ekonomi

Pewarta: Feru Lantara
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kemenkes & Pemkot Depok terus pantau penyebaran hepatitis A

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar