Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di sela-sela World Economic Forum (WEF) yang akan dihadirinya di Davos, Swiss, pada 27-29 Januari 2011, dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Perancis Nicholas Sarkozy dan Sekjen PBB Ban Ki-Moon.

Menurut siaran pers dari Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional, Teuku Faizasyah, di Jakarta, Jumat, Presiden Yudhoyono juga akan bertemu dengan Presiden Kolombia Juan Manuel Santos, Utusan Quartet mengenai Timur Tengah Tony Blair, serta sejumlah kepala negara/pemerintah lainnya.

Presiden yang baru pertama sekali menghadiri WEF itu pada 27 Januari 2011 diagendakan menyampaikan pidato khusus pada forum tingkat tinggi, yaitu pidato utama pada acara Energy Summit with the world`s Top Energy CEOs dan membuka "Indonesia Co Night: Celebrating the Spirit of Collaboration and Cooperation" yang diselenggarakan atas kerja sama Pemerintah Indonesia dan WEF dengan tujuan untuk lebih memperkenalkan Indonesia.

Presiden Yudhoyono juga telah dijadwalkan untuk berbicara dalam dialog dengan para anggota International Business Council (IBC) dan International Media Council (IMC) WEF dalam dua sesi pleno masing-masing mengenai definisi ulang pembangunan berkelanjutan serta sesi tentang perdagangan.

"Kehadiran Presiden di WEF pada saat para pelaku ekonomi utama dunia tengah berkumpul akan memberi kesempatan kepada Indonesia untuk secara langsung menyampaikan berbagai kemajuan pembangunan nasional Indonesia, termasuk di dalamnya program-program pembangunan ekonomi yang berkeadilan," tutur Faiza.

Kesempatan kunjungan itu, lanjut dia, juga sekaligus akan dimanfaatkan oleh Presiden Yudhoyono untuk lebih mendorong investasi dari para pelaku ekonomi dunia yang hadir dalam WEF.

Kunjungan Presiden yang didampingi Ani Yudhoyono ke Swiss merupakan rangkaian kunjungan kenegaraan ke India pada 24-26 Januari 2011.

Kepala Negara berada di India untuk memenuhi undangan Presiden India untuk bertindak sebagai Tamu Utama (Chief Guest) dalam acara Hari Republik India pada 26 Januari 2011.

Kunjungan ke India itu sekaligus untuk lebih memperat hubungan dan meningkatkan kerja sama antara Indonesia dan India. Presiden Yudhoyono juga dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri India Manmohan Singh, Wakil Presiden India Mohammad Hamid Ansari, Ketua Partai Oposisi India, Srimathi Sushma Swaraj, dan Ketua Partai Koalisi India, Srimathi Sonia Gandhi.

Presiden RI dan Perdana Menteri India akan menyaksikan penandatanganan 17 MoU Government-to-Government di bidang politik, ekonomi, pendidikan, kebudayaan, dan teknologi.

Selain pertemuan Bilateral, Presiden RI juga akan menghadiri acara Business Forum. Acara yang akan dihadiri sekitar 500 pengusaha India dan Indonesia ini ditujukan untuk meningkatkan saling interaksi para pelaku bisnis dari kedua negara.

Pada acara itu dilakukan pula penandatanganan 15 MoU Government to Business dan Business to Business di bidang infrastruktur, sumber daya alam, manufaktur, dan jasa.(*)
(T.D013/S019/R009)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011