Laporan dari Dubai

Mendag buka opsi Paviliun Indonesia jadi pusat perkenalkan karya UMKM

Mendag buka opsi Paviliun Indonesia jadi pusat perkenalkan karya UMKM

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi saat mengunjungi Paviliun Indonesia di acara Expo 2020 Dubai di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Jumat (1/10/2021). ANTARA/Astrid Faidlatul Habibab/am.

Kita sedang menunggu sebenarnya keputusan Pemerintah UEA tentang apa yang mereka kerjakan untuk ini
Dubai, UEA (ANTARA) - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi membuka opsi untuk menjadikan Paviliun Indonesia di gelaran World Expo 2020 Dubai sebagai pusat dan wadah memperkenalkan produk karya UMKM di Dubai, UEA, setelah acara ini selesai.

“Kita sedang membuka opsinya, tidak menutup tapi belum bisa kita putuskan,” kata Mendag Lutfi kepada Antara di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Sabtu.

Meski demikian Mendag Lutfi mengaku masih akan menunggu keputusan dari Pemerintah UEA terkait langkah yang mereka lakukan selanjutnya terhadap lokasi World Expo 2020 Dubai setelah acara selesai pada 31 Maret 2022.

Menurutnya, jika pemerintah UEA memutuskan untuk menjadikan lokasi ini sebagai pusat keramaian maka Paviliun Indonesia akan tetap menjadi wadah memperkenalkan kebudayaan dan kekayaan nasional.

“Kita sedang menunggu sebenarnya keputusan Pemerintah UEA tentang apa yang mereka kerjakan untuk ini,” ujar Mendag Lutfi.

Ia menyatakan keputusan ini akan secara resmi diumumkan sekitar dua sampai tiga bulan ke depan setelah pihak UEA merencanakan semuanya.

Baca juga: Resmi dibuka, Paviliun Indonesia hadir digelaran Expo 2020 Dubai

“Kalau mereka tidak mengerjakan apa-apa di sini tapi kita tetap buka kan buang-buang uang. Jadi kita ingin melihat keputusan mereka dan kita akan putuskan dalam dua-tiga bulan dari sekarang,” jelasnya.

Sementara itu Mendag Lutfi mengatakan sebenarnya Indonesia sendiri telah memiliki tempat untuk memamerkan produk-produk lokal yakni berlokasi di Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) Dubai.

“Ada ITPC Dubai yang bisa mengerjakan itu (memamerkan produk UMKM). Jadi kita sedang membuka opsinya, tidak menutup tapi belum bisa kita putuskan,” tegasnya.

Sebagai informasi, Paviliun Indonesia di World Expo 2020 Dubai memiliki luas bangunan 3.000 meter persegi di lahan seluas 1.860 meter persegi yang berada di antara 192 negara partisipan lainnya.

Pembukaan Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai telah dilakukan pada Jumat (1/10) dan akan berlangsung hingga 31 Maret 2022 dengan suguhan berbagai macam produk UMKM, inovasi, teknologi, dan hingga perkembangan perdagangan.

Baca juga: Mendag: RI berpeluang raih investasi lewat World Expo 2020 Dubai

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kunjungan Presiden Jokowi ke Paviliun Indonesia Expo 2020 Dubai

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar