Kapolres: Vaksinasi di Kompleks PPI Abdya Aceh kembali normal

Kapolres: Vaksinasi di Kompleks PPI Abdya Aceh kembali normal

Warga mengikuti penyunyikan vaksin COVID-19 di komplek PPI Ujong Serangga, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, Sabtu (2/10/2021). (Antara Aceh/Suprian)

Blangpidie (ANTARA) - Kegiatan vaksinasi COVID-19 terhadap nelayan dan pedagang ikan di komplek Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Ujung Serangga, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Aceh sejak Sabtu kembali normal dan berjalan lancar setelah insiden pembubaran gerai vaksin pada Selasa (27/9) pekan lalu.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat nelayan dan pedagang ikan, yang hari ini mulai sadar akan pentingnya vaksinasi untuk menghindari wabah COVID-19,” kata Kapolres Abdya AKBP Muhammad Nasution di Blangpidie, Sabtu.

Ia mengatakan penyuntikan vaksin di Komplek PPI Ujung Serangga, Susoh, Aceh Barat Daya berjalan lancar dan ramai diikuti oleh masyarakat, nelayan, serta pedagang ikan keliling.

Kapolres Muhammad Nasution juga mengapresiasi keberanian dan keinginan masyarakat nelayan dan pedagang yang mau divaksinasi.

Baca juga: IDI: Pelayanan vaksinasi bagi masyarakat di Abdya Aceh tetap berjalan

Baca juga: Pemprov diminta segera penuhi insentif paramedis COVID-19


Hal ini, karena masyarakat tidak lagi terpengaruh dengan informasi-informasi hoaks seputar vaksin.

Guna mengantisipasi beredarnya informasi hoaks di masyarakat, pihaknya bersama pemerintah daerah dan ulama akan terus memberikan pencerahan kepada seluruh masyarakat, terkait pentingnya vaksinasi di tengah pandemi COVID-19.

"Kami bersama para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ulama dan pemangku kebijakan lainnya terus bersama-sama menyukseskan penyuntikan vaksin di Abdya. agar penyebaran COVID-19 ini bisa dikendalikan dan masyarakat bisa kembali hidup normal seperti sediakala," tuturnya.

Terkait insiden pembubaran dan pembongkaran paksa gerai vaksin di PPI Ujong Serangga, Susoh, beberapa hari lalu, Muhammad Nasution menegaskan hal itu disebabkan karena kesalahpahaman masyarakat.

"Kalau kita lihat secara luas, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab, diantaranya karena masyarakat belum tercerahkan terkait pentingnya program vaksinasi, termasuk informasi hoaks yang beredar di masyarakat," kata Kapolres Muhammad Nasution.*

Baca juga: Warga-nakes positif COVID-19, rawat inap RSUD Aceh Barat Daya ditutup

Baca juga: Ambulans pembawa pasien COVID-19 asal Abdya kecelakaan di Aceh Jaya

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kabupaten Abdya Aceh terima 6.120 dosis vaksin

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar