Sri Mulyani lantik 809 pejabat di lingkungan Kemenkeu

Sri Mulyani lantik 809 pejabat di lingkungan Kemenkeu

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam acara pelantikan pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta, Senin (04/10/2021). ANTARA/Agatha Olivia.

Jabatan pimpinan ahli madya merupakan suatu kepercayaan dari bapak Presiden, sementara jabatan pimpinan tinggi madya dan pejabat lainnya adalah kepercayaan dari Kemenkeu.
Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani melantik 809 pejabat lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta, Senin.

Keseluruhan pejabat tersebut terdiri atas tiga pejabat pimpinan tinggi madya, 17 pejabat pimpinan tinggi pratama, 149 pejabat administrator dan pejabat pengawas, 639 pejabat fungsional pemeriksa pajak dan penilai pajak ahli madya, serta satu pejabat fungsional widyaiswara ahli madya.

"Jabatan pimpinan ahli madya merupakan suatu kepercayaan dari bapak Presiden, sementara jabatan pimpinan tinggi madya dan pejabat lainnya adalah kepercayaan dari Kemenkeu," ujar Sri Mulyani dalam acara pelantikan pejabat Kemenkeu.

Baca juga: Hari jadi ke-75 Bea Cukai, Menkeu Sri Mulyani beri apresiasi

Tiga orang pimpinan tinggi madya di lingkungan Kemenkeu dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 135/TPA/2021, terdiri dari Wempi Saputra sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional, Iwan Juniardi sebagai Staf Ahli Peraturan dan Penegakan Hukum Pajak, serta Made Arya Wijaya sebagai Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara.

Kemudian, pimpinan tinggi pratama yang dilantik antara lain Hidayat Amir sebagai Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan, Halimah Puji Astuti sebagai Direktur Bidang Anggara Perekonomian dan Kemaritiman, serta Cerah Bangun sebagai Direktur Keberatan Banding dan Peraturan.

Untuk jabatan tersebut, pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) 422/KMK01/UP11/2021.

Baca juga: Menkeu: Pemulihan yang inklusif dan berdaya tahan akan dorong ekonomi

Sri Mulyani menilai pemberian jabatan baru tersebut merupakan kepercayaan yang didasarkan kepada apa yang selama ini dilakukan, baik kinerja, prestasi, maupun pengabdian.

"Kepercayaan ini juga menggambarkan sebuah harapan yang sangat tinggi dan mulia kepada saudara-saudara sekalian," tegasnya.

Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Sri Mulyani: Kenaikan konsumsi & produksi bekal pemulihan 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar