PON Papua

Trio srikandi Jatim sabet emas panahan compound beregu putri

Trio srikandi Jatim sabet emas panahan compound beregu putri

Tim panahan putri Jawa Timur Diananda Choirunisa (tengah), Asiefa Nur Haenza (kiri) dan Ika Yuliana Rochmawati (kanan) saling berpelukan ketika bertanding melawan tim panahan putri Papua dalam final panahan nomor recurve putri beregu PON Papua di Lapangan Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (5/10/2021). Tim panahan putri Jawa Timur berhasil meraih medali emas setelah mengalahkan tim panahan putri Papua dengan skor akhir 5-3. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Jayapura (ANTARA) - Trio srikandi Jawa Timur yakni Della Adisty Handayani, Tiara Sakti Ramadhani, dan Yurike Nina Bonita mengamankan medali emas panahan nomor compound beregu putri Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, usai mengalahkan regu Jawa Barat di final.

Dalam perlombaan yang berlangsung di kompleks olahraga Kampung Harapan, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Rabu, trio Jatim menang tipis dengan skor 227-224 atas Jabar yang diperkuat Gina Maulida, Ratih Zil'zati, dan Sri Ranti.

Sementara medali perunggu direbut Kalimantan Timur yang bermaterikan Indri Purwanti, Kayla Adinda Utomo, dan Rohani Sephia, setelah mengalahkan DKI Jakarta dengan skor akhir 222-219.

Perjalanan Jatim untuk melaju ke final nomor compound tidak menemui kendala berarti. Pada babak perempat final, tim panahan Jatim ditantang Daerah Istimewa Yogyakarta yang menerjunkan Hilmi Yumnaa Haliza, Nadifa Qotrunnada, dan Odilla Zaneta.

Della Adisty dan kawan-kawan sukses memenangi aduan dengan skor telak 226-185.

Di babak semifinal, Jatim sudah ditunggu Kalimantan Timur yang sukses mengalahkan tuan rumah Papua dengan skor 230-218. Sempat mendapat perlawanan sengit di awal-awal, tetapi Jatim keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 224-219.

Dengan kemenangan di nomor compound ini, tim panahan Jawa Timur secara keseluruhan sudah mengumpulkan empat medali emas dari berbagai nomor.

Menariknya, tiga emas di antaranya dipersembahkan pemanah olimpian Diananda Choirunisa pada nomor recurve tunggal putri, recurve beregu putri, dan recurve campuran.

Pelatih panahan Jatim Zaenudin berharap anak asuhnya mampu membawa pulang enam medali emas dari 12 nomor yang diperlombakan, serta kembali mempertahankan status juara umum seperti pada PON Jabar.

"Semoga kita bisa memenuhi target emas dan kembali jadi juara umum di panahan," katanya.

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dampak ekonomi PON & Peparnas capai Rp1,6 triliun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar