Pemkot tunggu respons terkait bantuan anak yatim korban COVID-19

Pemkot tunggu respons terkait bantuan anak yatim korban COVID-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerahkan beasiswa kepada anak yang menjadi yatim-piatu akibat COVID-19 di Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (26/9/2021). (ANTARA/HO-Humas Pemprov DKI Jakarta)

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat menunggu respons dari Kementerian Sosial (Kemensos) terkait bantuan untuk anak yang menjadi yatim-piatu karena orang tuanya meninggal dunia akibat COVID-19.

Hingga saat ini, Pemkot Jakarta Barat (Jakbar) melalui Suku Dinas (Sudin) Sosial Jakarta Barat sudah mengirimkan data jumlah anak-anak korban COVID-19 ke Kemensos.

"Sampai saat ini kita telah berkirim surat belum ada info lebih lanjut," kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Suku Dinas Sosial (Kabag Kesra Sudinsos) Jakarta Barat, Abdurrahman Anwar saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

Anwar mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat tersebut bulan lalu. Dalam surat tersebut tertera jumlah anak yatim-piatu korban COVID-19 di Jakarta Barat mencapai 675 orang.

Ratusan anak yatim-piatu itu telah didata dari delapan kecamatan yang tersebar di wilayah Jakarta Barat.

Abdurrahman belum bisa memastikan seperti apa bantuan yang nantinya akan diberikan kepada ratusan anak yatim-piatu tersebut. Dia juga belum bisa memastikan teknis pembagian bantuan.

"Kalau ditanya seperti apa bantuannya kita belum dapat dari Kementerian Sosial," kata dia.

Pihaknya baru bisa menjelaskan lebih detail soal bantuan setelah mendapat balasan dari
Kemensos.
Baca juga: Pemprov DKI siapkan bansos anak yatim piatu korban COVID-19
Baca juga: DKI bantu anak yatim piatu yang kehilangan orang tua akibat COVID-19

Pewarta: Walda Marison
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Panglima TNI tinjau percepatan vaksinasi COVID-19 di Papua

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar