Bekasi (ANTARA News) - Suasana duka mewarnai kediaman mantan Wakil MPR RI periode 1999-2004, Muhammad Husnie Thamrin di Jalan Raya Kodau Rawa Bogor Raya nomor 18, RT03 RW07, Jati Mekar, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Pantauan ANTARA di lokasi, Senin, sejumlah pelayat dari kalangan keluarga besar, warga hingga pejabat terus berdatangan sejak jenazah almarhum tiba di rumah duka pada pukul 15.00 WIB dari RSCM Jakarta Selatan.

Sejumlah karangan bunga belasungkawa juga nampak berdiri di sekitar pintu masuk rumah yang datang dari Anas Urbaningrum selaku Ketua Umum Partai Demokrat, Matnoor Tindoan selaku Ketua DPW PPP DKI Jakarta dan AM Fatwa selaku politisi PAN.

"Bapak adalah sosok orang tua yang bisa berperan sebagai teman sekaligus pendidik bagi keluarga tentang kejujuran, kerja keras dan prestasi," kata putra pertama almarhum, Barrie M Ikhwan, kepada ANTARA, di Bekasi.

Menurut Barrie, almarhum meninggalkan seorang istri bernama Siti Subariah dan empat anak masing-masing, Santi Budi Handayani (40), Arum Ratri Arzuqni (34), dan Hananto Adi Suryo (31).

"Saya sempat mendampingi beliau selama menjalani perawatan di RSCM. Awalnya, bapak sering lupa terhadap sesuatu, lalu kita periksa di RS Fatmawati, dan hasilnya beliau menderita kerusakan jaringan otak sehingga kami larikan ke RSCM," katanya.

Pria kelahiran Jogjakarta pada 12 Oktober 1939 itu meninggal dunia pada Senin (31/1) setelah sebelumnya mengalami gagal pernafasan pada pukul 12.20 WIB saat menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSCM.

"Bapak memiliki banyak penyakit, seperti diabetes, jantung, dan lainya. Bapak rencananya akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Bintaro, Jakarta, pukul 10.00 WIB," katanya.

Husni Thamrin mengawali karirnya di politik dengan menjabat sebagai anggota DPR RI mulai tahun 1971 melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan mejabat sebagai Wakil Ketua MPR RI pada 1999-2004.

Almarhum juga tercatat sebagai aktivis di Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia dan Pelajar Islam Indonesia saat menempuh pendidikan di Institut Agama Islam Nasional (IAIN) Sunan Kalijaga, Jogjakarta.

(KR-AFR/S019/S026)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2011