Indonesia, Korut, Thailand dinilai tidak patuh oleh WADA soal doping

Indonesia, Korut, Thailand dinilai tidak patuh oleh WADA soal doping

Lembaga Anti Doping Dunia (WADA) (www.wada-ama.org) (www.wada-ama.org/)

Jayapura (ANTARA) - Indonesia, Korea Utara (Korut) dan Thailand dinyatakan tidak patuh oleh Badan Anti-Doping Dunia (WADA) pada Kamis, membuat mereka tidak memenuhi syarat untuk diberi hak menjadi tuan rumah kejuaraan regional, kontinental atau dunia selama penangguhan.

Dilansir Reuters, Jumat, perwakilan dari tiga negara juga tidak memenuhi syarat untuk duduk sebagai anggota dewan di komite sampai negara mereka dipulihkan atau untuk jangka waktu satu tahun, mana yang lebih lama.

Atlet dari tiga negara tersebut masih diizinkan turun di kejuaraan regional, kontinental dan dunia, namun tidak bisa mengibarkan bendera nasional mereka selain di Olimpiade.

Baca juga: Dua atlet binaraga PON Papua absen setelah mundur dari tes doping

WADA mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Badan Anti-Doping Nasional (NADO) Korea Utara dan Indonesia dinyatakan tidak patuh karena tidak menerapkan program pengujian yang efektif.

Begitu juga dengan Thailand yang dinilai gagal untuk sepenuhnya menerapkan Kode Anti-Doping 2021.

Baca juga: Angkat besi terancam dicoret di Olimpiade, petinggi IWF didesak mundur

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Menpora: Jelang SEA Games LADI berusaha tuntaskan sanksi WADA

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar