PON Papua

Atlet layar Banten dan Kepri bukukan emas kedua layar PON Papua

Atlet layar Banten dan Kepri bukukan emas kedua layar PON Papua

Atlet layar Banten Dexy Priany memacu kecepatan dalam perlombaan layar nomor RS One putra PON Papua di perairan Pantai Hamadi, Jayapura, Papua, Senin (4/10/2021). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Jayapura (ANTARA) - Atlet layar Banten Dexy Priany dan Ahmad Zainuddin dari Kepulauan Riau membukukan medali emas kedua masing-masing untuk cabang olahraga layar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua seusai memenangi perlombaan nomor-nomor marathon di perairan Pantai Hamadi, Kota Jayapura, Jumat.

Atlet layar Banten, Dexy Priany, meraih medali emas nomor RS One marathon seusai berhasil menyelesaikan lomba sebagai yang terdepan di antara 10 peserta yang ambil bagian.

Dexy mengawinkan medali emas RS One marathon PON Papua dengan emas yang sudah ia dapatkan dari nomor RS One putra pada Rabu (6/10).

Pesaing Dexy di nomor RS One putra, Ridwan Ramadan asal DKI Jakarta, kembali hanya mendapatkan medali perak untuk nomor RS One marathon setelah finis di urutan kedua.

Sedangkan medali perunggu menjadi milik atlet putri Kalimantan Timur Nenni Marlini. Nenni berpeluang untuk menambah raihan medalinya, mengingat ia akan mulai turun di nomor RS One putri yang perlombaannya mulai digelar pada Sabtu (9/10) besok.

Baca juga: Banten, Jatim dan Kepri bukukan medali emas layar

Sementara itu di nomor Laser handicap marathon, jajaran atlet pengisi podium sama persis dengan nomor Laser Standard putra.

Atlet Kepri Ahmad Zainuddin menjadi yang tercepat dalam perlombaan Laser handicap marathon setelah menyelesaikan lomba dengan catatan waktu 14:54:58.

Ahmad mengawinkan medali emas layar Laser handicap marathon PON Papua dengan emas nomor Laser Standard putra.

Sementara itu wakil Jawa Barat Sujatmiko Siswanto kembali mendapatkan medali perak setelah finis dengan catatan waktu 14:56:27, sedangkan Bobi Muhamad Hakim dari Jatim memperoleh perunggu.

Hingga Jumat, cabang olahraga layar PON Papua telah membagikan 10 medali emas dari 17 nomor yang dipertandingkan sejak Minggu (3/10). Selain Banten dan Kepri, kontingen tuan rumah dan Kalimantan Timur juga masing-masing sudah membukukan dua medali emas layar PON Papua.

Tujuh nomor kategori putri dijadwalkan mulai dilombakan di perairan Pantai Hamadi pada Sabtu (9/10) hingga Selasa (12/10).

Baca juga: Kendala cuaca, dua nomor marathon layar PON Papua ditunda sehari
Baca juga: Pindah nomor, duet pelayar Kaltim tetap sabet medali emas PON Papua
Baca juga: Atlet layar tuan rumah sumbang dua medali emas tambahan PON Papua

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dampak ekonomi PON & Peparnas capai Rp1,6 triliun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar