PON Papua

Dibekap cedera, Delfita persembahkan perak PON Papua untuk Sumbar

Dibekap cedera, Delfita persembahkan perak PON Papua untuk Sumbar

Atlet Sumatera Barat Delfita sukses meraih perak di kelas 62 kilogram gulat gaya bebas di PON Papua Klaster Merauke. ANTARA/Mario Sofia Nasution/am.

Merauke (ANTARA) - Atlet gulat Sumatera Barat (Sumbar) Delfita meraih medali perak kelas 62 kilogram gaya bebas putri Pekan Olahraga Nasional (XX) Papua di GOR Futsal Dispora Merauke, Sabtu, meski dibalut cedera ACL atau ligamen.

"Alhamdulillah saya berhasil sampai di partai final, namun kalah dari Kharisma Tantri dari Jawa Barat," kata kata Delfita.

Seharusnya, Delfita naik meja operasi untuk menyembuhkan cedera ACL atau ligamen di lutut kiri, namun ia lebih memilih bermain di PON Papua.

"Perjuangan ke sini cukup panjang bahkan saya sempat ingin digantikan atlet lain karena cedera ini. Saya bertekad menampilkan yang terbaik meski rasa sakit terus saya rasakan," katanya menambahkan.

Baca juga: Desi Sinta sumbang emas Banten dari gulat gaya bebas 68 kg
Baca juga: Jabar rebut emas gulat gaya bebas putri 62kg PON Papua


Sementara itu, pelatih gulat Sumbar Ardios mengapresiasi anak didiknya yang memberikan yang terbaik.

"Kita apresiasi perjuangan Delfita hingga meraih perak," kata dia.

Delfita sendiri bertanding di kelas 62 kilogram dengan percaya diri. Di babak penyisihan grup mampu mengandaskan dua lawannya yakni Desi Rahmawati Kalimantan Timur dan Mutiara Ayuningtias Jawa Timur.

Sedangkan di babak semifinal Delfita menang dari Siti Aisyah asal Jawa Tengah dan berhak maju ke babak final. Sayang di babak final harus mengakui keunggulan atlet Jawa Barat Kharisma Tantri.

Sementara atlet gulat lainnya Mardiatul Anggraini yang bermain di kelas 57 kilogram gaya bebas putri kalah di babak penyisihan dari atlet Kalimantan Timur dan Jawa Timur.

Baca juga: Elvi atlet Sumbar pertama raih medali di PON Papua klaster Merauke
Baca juga: Hari kedua gulat PON Papua perebutkan tiga emas

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dampak ekonomi PON & Peparnas capai Rp1,6 triliun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar