PON Papua

Tuan rumah dan NTB kirim tiga wakil ke final tinju putri PON Papua

Tuan rumah dan NTB kirim tiga wakil ke final tinju putri PON Papua

Petinju Lampung Nabila Maharani menghadapi petinju Jawa Barat Ririn A Saraha. ANTARA/Agus Wira Sukarta.

Jayapura (ANTARA) - Kontingen tuan rumah dan Nusa Tenggara Barat sama-sama mengirimkan tiga wakil ke final tinju putri Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua setelah rangkaian laga semifinal di GOR Cendrawasih, Kota Jayapura, Minggu.

Tiga petinju putri tuan rumah yang melangkah ke final adalah Ona Antryni Paays dari kelas pin (-45kg), Sely Wanimbo untuk kelas terbang (48-51kg) dan Salomina Yarisetouw di kelas welter ringan (60-64kg).

Ona Antryni lolos ke final setelah menyisihkan salah satu wakil NTB, Sinta Gustini, pada babak semifinal lewat kemenangan angka 3-2 seusai bertarung tiga ronde penuh.

Pada final nanti Ona Antryni bakal menghadapi petinju Nusa Tenggara Timur Anggelina Liis yang sukses melewati hadangan atlet Maluku Utara Metirina Nenohai dengan menang 3-2.

Anggelina Liis turun kelas pada PON Papua ini setelah dalam PON Jawa Barat 2016 dia bertarung dalam kelas layang dan meraih medali perak.

Baca juga: Petinju putri Lampung berpeluang raih medali emas

Pada kelas terbang, Sely Wanimbo menang angka mutlak 4-1 setelah bertarung tiga ronde penuh menghadapi wakil NTB lainnya Ainun Azizah dalam laga semifinal.

Sely nantinya akan menghadapi petinju Kalimantan Selatan Aldriani Beatrichx Suguro yang lolos ke final berkat kemenangan angka dengan skor serupa atas petinju NTT Yudit Elisabet Mounino.

Sementara itu Salomina lolos ke final kelas welter ringan berbekal kemenangan angka 4-1 atas petinju Jawa Barat Ildawati pada  semifinal.

Salomina akan menantang juara bertahan kelas welter ringan, Welmy Pariama asal Maluku Utara yang sebelumnya meraih emas dalam kelas tersebut pada PON Jawa Barat 2016.

Welmy lolos ke final setelah lawannya asal Papua Barat Yamina Babingga dinyatakan wasit Nisaul Muminah tidak mampu melanjutkan pertarungan pada ronde ketiga.

Baca juga: Menpora desak pemangku kepentingan cegah kericuhan tinju tak terulang

Tiga wakil NTB

Sementara itu kontingen-kontingen NTB yang melangkah ke final adalah Endang dari kelas layang (45-48kg), Karmila pada kelas bantam (51-54kg) dan Huswatun Hasanah dalam kelas ringan (57-60kg).

Endang terus menjaga peluangnya mempertahankan medali emas kelas layang putri yang dia raih dalam PON Jawa Barat 2016 seusai menundukkan wakil tuan rumah Hana Kendi lewat kemenangan angka 3-2 pada babak semifinal.

Lawan Endang dalam final adalah petinju Lampung Nabila Maharani yang menang angka mutlak 5-0 atas wakil Jawa Barat Ririn A. Saraha.

Karmila melenggang ke final kelas bantam setelah menang angka absolut 5-0 atas petinju Jambi Yulianti Galingging setelah bertarung tiga ronde penuh.

Baca juga: Petinju tuan rumah jaga asa perbaiki prestasi di kelas berat ringan

Dalam final Karmila akan menghadapi petinju DKI Jakarta Novita Sinadia yang juga menang angka mutlak 5-0 dalam semifinal melawan wakil Sulawesi Utara Veronica Nicolaas.

Sedangkan Huswatun Hasanah membuka kesempatan memperbaiki prestasinya selepas melempangkan jalan ke final kelas ringan dengan kemenangan angka mutlak 5-0 atas petinju Papua Barat Adela Estevina Urbinas.

Huswatun, yang pada PON Jawa Barat 2016 mendapatkan medali perak kelas ringan putri, akan berhadapan dengan petinju NTT Erniati Ngongo pada final nanti. Erniati lolos ke final setelah menyingkirkan petinju tuan rumah Norbertha Tayum Kateng lewat kemenangan angka 5-0.

Seluruh pertandingan final kategori putra dan putri cabang olahraga tinju PON Papua yang memperebutkan 17 medali emas dijadwalkan berlangsung Rabu pekan nanti (13/10) di GOR Cendrawasih.

Baca juga: Petinju peraih perak 2016 tersisih di perempat final PON Papua

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dampak ekonomi PON & Peparnas capai Rp1,6 triliun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar