Menaker disambut yel-yel selamat datang saat temui penerima BSU Kaltim

Menaker disambut yel-yel selamat datang saat temui penerima BSU Kaltim

Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah saat menemui penerima bantuan subsidi upah (BSU) di Kalimantan Timur yang diterima bersama keterangan tertulis di Jakarta, Senin (11/10/2021). ANTARA/HO-Kemnaker/am.

Tak menyangka akan ada sambutan seistimewa ini
Jakarta (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah mendapatkan sambutan hangat berupa yel-yel selamat datang dari pendamping desa yang menjadi penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang ditemui di Kalimantan Timur.

"Saya tak menyangka akan ada sambutan seistimewa ini. Ini yel-yel yang membangun semangat, saya senang sekali," kata Ida dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Sambutan kedatangan itu dilakukan pada saat pihaknya tiba di Kantor Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara pada Minggu (10/10) saat melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Timur.

Ida menuturkan, pihaknya merasa tersanjung dan menjadikan sambutan itu sebagai sebuah penyemangat untuk pemerintah terus menebarkan kemaslahahatan kepada masyarakat melalui pembuatan berbagai kebijakan.

Lebih lanjut, dia menyatakan sangat berterima kasih dan mengapresiasi sambutan yang telah diberikan oleh masyarakat Kutai Kartanegara, khususnya para penerima BSU yang telah menerima kedatangan pihaknya dengan ramah.

"Saya sampaikan terima kasih. Saya berkesan atas sambutan yang sangat ramah dari bapak, ibu semua," ujar dia.

Baca juga: Menaker ingatkan tidak boleh ada potongan subsidi upah oleh bank

Baca juga: Menaker targetkan penyaluran BSU selesai Oktober 2021


Seorang penerima bantuan subsidi dari Kabupaten Kutai Kartanegara Lukman mengatakan kedatangan Kementerian Ketenagakerjaan RI dapat memberikan semangat kepada masyarakat sekitar dalam melakukan pekerjaan.

"Alhamdulillah bagi kami ini berkah yang luar biasa karena jarang ya ada menteri datang ke tempat kami, dan kehadiran beliau memberikan kami semangat dalam bekerja," ucapnya.

Lukman menjelaskan, pembuatan yel-yel yang dinyanyikan merupakan sebuah spontanitas dan tidak direncanakan.

Hal tersebut dilakukan olehnya bersama pendamping desa lain sebagai bentuk inisiatif dalam memberikan sambutan yang berkesan kepada pihak Kementerian Ketenagakerjaan.

Terakhir dia mengatakan, yel-yel tersebut merupakan bentuk rasa kebahagiaan para penerima BSU karena dapat bertemu dengan salah satu pemimpin yang ada pada jajaran Kementerian RI.

"Yel-yel itu kami buat karena bagian dari rasa kebahagiaan kami karena pemimpin kelembagaan nasional datang luar biasa, makanya kami perlu buat yel-yel," kata dia.

Baca juga: Menaker sudah salurkan subsidi upah untuk 2,1 juta pekerja

Baca juga: Menaker mulai salurkan BSU untuk satu juta pekerja


Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Di UEA Menaker usulkan 4 hal untuk lindungi pekerja migran

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar