PON Papua

Menpora berharap karate gelar kompetisi dan pembinaan berkelanjutan

Menpora berharap karate gelar kompetisi dan pembinaan berkelanjutan

Foto arsip - Menpora RI Zainuddin Amali (kanan) saat meninjau lapangan bola voli di GOR Koya Koso, Kota Jayapura, Sabtu (9/10/2021). ANTARA/Fiqih Arfani/pri.

Jayapura (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengharapkan cabang olahraga karate menggelar kompetisi dan pembinaan berkelanjutan karena menjadi salah satu cabang unggulan dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) sesuai dengan Perpres No 86 Tahun 2021.

"Karate adalah salah satu olahraga unggulan di Desain Besar Olahraga Nasional. Dan kami ingin pembinaan terus dilakukan dan salah satu tujuannya adalah Olimpiade Paris," kata Zainudin di sela pertandingan karate Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua di GOR Politeknik Penerbangan Kayu Batu, Jayapura, Senin.

Pria asal Gorontalo ini bahkan mengomentari laga nomor kata perorangan putra dan putri. Menurut dia, kualitas atlet karate Indonesia terutama yang bertanding dalam PON Papua cukup bagus sehingga tinggal memaksimalkan kemampuan talenta-talenta yang ada.

"PON ini kesempatan untuk melihat talenta-talenta, siapa tahu ada talenta lain di luar yang sekarang sudah menghuni Pelatnas yang bisa kita dorong masuk ke pelatnas," kata dia.

Baca juga: Juara PON ditundukkan juniornya dalam kata perseorangan putri

Hasil dalam PON Papua, kata dia, harus benar-benar dimanfaatkan oleh induk organisasi olahraga karate mengingat talenta yang ada membutuhkan pembinaan berkelanjutan seperti halnya dalam pelatnas. Sistem promosi degradasi juga harus dimaksimalkan.

"Promosi degradasi diantara mereka yang harus dilakukan secara fair sehingga kita mendapatkan atlet pelatnas yang berkualitas baik secara fisik, teknik, strategi, dan mentalnya. Dan mereka bisa menjadi duta kita untuk bertanding di kancah internasional," kata Zainudin.

Zainudin dan rombongan sempat melihat laga nomor kata perorangan putra dan putri. Bahkan orang nomor satu Kemenpora ini mengalungkan medali untuk para juara.

Pada sektor kata perseorangan putri, medali emas diraih Krisda Putri Aprilia dari Sulawesi Selatan, medali perak untuk Sisilia Agustiani Ora dari Jawa Timur, sedangkan perunggu diraih bersama Yuningsih Christiana Masoara dari Sulteng dan Marzella Sekar Damayanti dari Banten.

Untuk sektor putra emas direbut wakil Jawa Barat M. Ivan Fairuz, sementara medali perak direbut wakil Jawa Tengah Detrina Sabda dan perunggu untuk Papua melalui Kurniawan dan Sulawesi Selatan lewat Andi Dasril.

Baca juga: M. Ivan Fairuz lanjutkan tren Jabar raih emas kata perseorangan putra

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Menpora perketat pengajuan naturalisasi pemain asing

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar