Juri Ardiantoro: Timsel KPU-Bawaslu kerja transparan dan independen

Juri Ardiantoro: Timsel KPU-Bawaslu kerja transparan dan independen

Ketua Timsel calon anggota KPU-Bawaslu Juri Ardiantoro bersama Mendagri Tito Karnavian, di Kemendagri, Jakarta, Selasa. (ANTARA/Boyke Ledy Watra)

Jakarta (ANTARA) -
Ketua Tim seleksi calon anggota KPU-Bawaslu RI periode 2022-2024 Juri Ardiantoro menyatakan Timsel bertugas secara transparan, independen dan imparsial dalam menyeleksi calon anggota KPU-Bawaslu.
 
"Kami semua punya komitmen yang sama untuk bekerja secara terbuka, transparan, dan imparsial, independen untuk meyakinkan masyarakat bahwa kami bisa bekerja dengan baik sesuai yang diperintahkan oleh undang-undang," kata dia di Jakarta, Selasa.

Juri Ardiantoro mengatakan pihaknya segera menyusun jadwal dan rencana kerja Timsel yang akan dikerjakan hingga nanti terpilihnya calon anggota KPU dan Bawaslu RI.
 
Sementara itu soal kualitas dari calon anggota KPU dan Bawaslu RI yang akan dicari oleh Timsel menurut dia segera akan diformulasikan.

Baca juga: Mendagri tegaskan tak ada intervensi Timsel KPU-Bawaslu
Baca juga: Tito sampaikan Keppres Timsel KPU-Bawaslu RI pada timsel terpilih
Baca juga: Luqman Hakim: Timsel KPU-Bawaslu miliki reputasi baik

 
"Nanti akan kita diskusikan formulasinya," kata dia lagi.
 
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pun juga memberikan pernyataan bahwa tidak akan ada intervensi Kemendagri terhadap kerja-kerja Timsel.
 
"Dari Kemendagri tentunya tidak campur, (tidak) mengintervensi kerja tim, tim kerjanya kerja independen," kata Mendagri Tito.
 
Menurut Tito, pihaknya hanya memberikan masukan terkait sosok-sosok yang akan dipilih menjadi calon anggota KPU dan Bawaslu RI mengingat situasi tahun politik 2023-2024.
 
Menurut Tito tugas KPU dan Bawaslu sangat berat karena menyelenggarakan pemilu presiden, DPR, DPD dan DPRD secara serentak di 2024.
 
Kemudian lanjut dia juga disusul dengan pemilihan kepala daerah serentak se-Indonesia yang diselenggarakan pada tahun yang sama.
 
Tentunya, Tito menilai hal itu perlu menjadi pertimbangan dalam memilih calon anggota KPU dan Bawaslu yang akan bertugas di periode 2022-2027.

Menurut Mendagri KPU dan Bawaslu mendatang dibutuhkan sosok yang sehat jasmani dan rohani, kuat bekerja di bawah tekanan stres yang tinggi dan pertimbangan penting lainnya.

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kemendagri: Partisipasi politik masyarakat meningkat saat pandemi 

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar