PON Papua

Atlet layar DKI menangi persaingan sengit buru emas nomor RS One putri

Atlet layar DKI menangi persaingan sengit buru emas nomor RS One putri

Peraih emas layar nomor RS:One Putri asal DKI Jakarta Nabila Sefiani berpose usai acara penganugerahan di Pantai Hamidi, Jayapura, Selasa (12/10/2021). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Jayapura (ANTARA) - Atlet DKI Jakarta Nabila Sefiani memenangi persaingan sengit untuk memburu medali emas layar nomor RS One Putri Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua di perairan Pantai Hamadi, Kota Jayapura, Selasa.

Nabila memasuki hari terakhir dengan memimpin klasemen lomba lewat raihan 8.0 poin, unggul tipis atas atlet Kalimantan Timur Nenni Marlini yang berada di posisi kedua dengan 10.0 poin.

Dalam dua putaran balapan pertama hari terakhir, Nenni mampu finis di urutan terdepan dan membuat Nabila yang finis di urutan kedua terdesak.

Namun, dalam balapan penutup perlombaan hari terakhir, Nabila kembali sukses menjadi yang terdepan dan Nenni kedua.

Keduanya berakhir dengan nilai bersih yang sama 11.0 poin dan secara keseluruhan finis terdepan dalam lima kali balapan.

Akan tetapi, Nabila berhak mendapatkan medali emas lantaran dari total perlombaan ia tak pernah finis di luar dua besar, sedangkan Nenni dua kali finis di posisi ketiga.

Dengan demikian, Nenni Marlini, yang sebelumnya sudah mendapatkan medali perunggu nomor RS One maraton terbuka, harus puas hanya memperoleh perak nomor RS One putri.

Sementara itu, medali perunggu menjadi milik atlet layar Jawa Timur Aiyah Agni Hamidah yang mengakhiri perlombaan dengan catatan 22.0 poin.

Cabang olahraga layar PON XX Papua telah menuntaskan perebutan 17 medali emas, yang terbagi dalam tujuh nomor kategori putra, tujuh nomor kategori putri, dan tiga nomor terbuka.

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dampak ekonomi PON & Peparnas capai Rp1,6 triliun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar