Tsonga: Era Nadal Dan Federer Sudah Berakhir

Tsonga: Era Nadal Dan Federer Sudah Berakhir

Petenis Prancis Jo-Wilfried Tsonga maju ke putaran kedua turnamen tenis ATP Rotterdam Terbuka (reuters)

Rotterdam (ANTARA News/AFP) - Petenis Prancis Jo-Wilfried Tsonga maju ke putaran kedua turnamen tenis ATP Rotterdam Terbuka, Selasa, setelah mengalahkan Grigor Dimitrov dari Bulgaria 6-4 6-4, seraya mengatakan bahwa era dominasi Roger Federer dan Rafael Nadal telah berakhir.

Keberhasilan Tsonga menuju putaran kedua diikuti oleh unggulan pertama dan juara bertahan Robin Soderling yang menghentikan perlawanan petenis "wild card" Belanda Robin Haase 6-3, 6-2 dalam waktu kurang dari satu jam.

Finalis Wimbledon Tomas Berdych juga menunjukkan penampilan yang mengesankan dengan mengandaskan petenis Spanyol Guillermo Garcia-Lopez 6-1, 6-2 hanya dalam 52 menit.

Unggulan kedelapan Tsonga yang di babak final Australia Terbuka 2008 dikalahkan oleh Novak Djokovic, mengatakan bahwa kemenangan Djokovic di Melbourne kurang lebih seminggu yang lalu atas Andy Murray menandai mulai berakhirnya suatu era dimana hanya Federer dan Nadal saja yang malang melintang di puncaknya selama setengah dekade terakhir.

"Sekarang tidak hanya Federer dan Nadal saja yang bisa berada di puncak," kata Tsonga yang membukukan 11 ace dalam 75 menit pertandingannya dengan Dimitrov (19).

"Mungkin di lapangan tanah liat Nadal masih bisa berkuasa, namun tidak di lapangan lain," ulasnya.

"Djokovic dan Murray sudah sangat sering mengalahkan Nadal dan Federer, dan saat ini hampir semua pemain telah mampu meningkatkan kualitas permainan mereka, jadi sekarang dunia tenis tidak lagi melulu tentang Nadal dan Federer," kata Tsonga menjelaskan.

Tsonga mengatakan bahwa peringkat dunianya yang saat ini berada di peringkat 18 setelah dibekap cedera pada Musim 2010 bukan merupakan cerminan dari performanya saat ini.

"Saya juga telah berhasil meningkatkan permainan saya tetapi peringkat saya turun karena cedera itu," katanya.

"Sekarang saya merasa bermain lebih baik dari dua atau tiga tahun lalu, dan sedang dalam kondisi puncak untuk mampu memenangi pertandingan satu per satu," jelas Tsonga.

"Saya merasa memiliki kesempatan untuk memenangi turnamen ini kata Tsonga yang telah memenangkan lima gelar ATP spanjang karirnya .

Tsonga pada putaran selanjutnya akan bertemu dengan Michael Llodra.

Unggulan ketiga David Ferrer adalah pemain pertama dalam jajaran pemain unggulan yang tersingkir dari turnamen ini setelah kalah 3-6, 4-6 dari petenis Finlandia Jarkko Nieminen di babak pembukaan.

Ferrer, yang kalah dari Andy Murray di semi final Australia Terbuka setelah sebelumnya menaklukkan rekan senegaranya Nadal, tidak bisa menemukan performa terbaiknya di lapangan tertutup stadion Ahoy itu.

Petenis peringkat enam itu tidak dapat mengulangi kembali ketangguhannya di Australia Terbuka setelah dalam 75 menit harus mengakui kehebatan lawannya meskipun ia sempat memimpin 3-1 di set kedua.

Nieminen yang merupakan petenis peringkat 43 dan merupakan semifinalis turnamen ini pada 2006, selanjutnya akan menghadapi petenis Serbia Viktor Troicki.

Kemenangan tersebut merupakan yang pertama bagi Nieminen dalam satu bulan terakhir semenjak terakhir kali menang di Doha yang kemudian diikuti oleh kekalahan-kekalahan pada putaran pertama di Sydney dan di Melbourne.

Unggulan ketujuh Ivan Ljubicic dari Kroasia mengalahkan petenis Ukraina Sergiy Stakhovsky 7-6 (7/3), 6-3, sedangkan petenis Jerman Philipp Kohlschreiber akan menghadapi Soderling setelah mengalahkan Lu Yen-Hsun dari Taiwan 6-4, 7-6 (7 /5).  (OKS/Z002/K004)

Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2011

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar