PON Papua

Dominasi tim layar Kaltim pada PON Papua dikukuhkan Sarmila

Dominasi tim layar Kaltim pada PON Papua dikukuhkan Sarmila

Atlet Layar Kalimantan Timur Sarmila memacu kecepatan saat berlaga dalam nomor layar Optimist Putri PON Papua di Lepas Pantai Hamidi, Jayapura, Selasa (12/10/2021). Sarmila berhasil meraih emas pada nomor tersebut. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Jayapura (ANTARA) - Dominasi tim layar Kalimantan Timur pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua dikukuhkan oleh Sarmila yang menyabet medali emas nomor Optimist putri setelah perlombaan hari terakhir di perairan Pantai Hamadi, Kota Jayapura, Selasa.

Itu menjadi medali emas kelima yang diraih Kaltim dalam keikutsertaan pada 17 nomor putra, putri dan terbuka dalam cabang olahraga layar PON Papua.

Pada hari terakhir lomba, Sarmila menjadi yang terdepan dua kali dari empat putaran balapan.

Atlet berusia 15 tahun itu memuncaki klasemen akhir lomba dengan catatan nilai bersih 13,0 poin.

Medali perak berakhir dimenangkan oleh atlet tuan rumah Emma Ledis Julia Yawan yang menempati posisi kedua klasemen akhir lomba dengan 17,0 poin.
Baca juga: Pertahankan dominasi, atlet layar DKI rengkuh emas Techno 293 putri

Sedangkan Risqa Lestari Putra Lumban Gaol dari Kepulauan Riau membawa pulang medali perunggu setelah mengoleksi nilai akhir 17,0 poin.

Sarmila menjadi penyumbang satu dari lima medali emas yang diraih Kalimantan Timur dalam cabang olahraga layar.

Empat medali lainnya didapatkan lewat M. Abdul Sugianto/Rahmat Aidil Pratama dari nomor International 420 putra, Riski Rahmadani/Nugie Tri Wira untuk nomor International 470 terbuka, Nur Fatin Syafika/Dia Tri Utami pada nomor International 420 putri dan Fitriayana yang melesat dalam nomor Laser 4.7 putri.

Cabang olahraga layar telah menuntaskan perebutan 17 medali emas PON Papua, yang terbagi dalam tujuh nomor kategori putra, tujuh nomor kategori putri dan tiga nomor terbuka.

Baca juga: Atlet layar DKI menangi persaingan sengit buru emas nomor RS One putri

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dampak ekonomi PON & Peparnas capai Rp1,6 triliun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar