PON Papua

Menpora nilai PON Papua berjalan lancar

Menpora nilai PON Papua berjalan lancar

Pesilat putra Bali I Kadek Wahyu R.G (kiri) berusaha menjatuhkan pesiilat putra Jawa Barat Igi Rangga Barani (kanan) saat bertanding pada final Pencak Silat kelas G Putra PON Papua di Gor Toware, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (12/10/2021). Pada pertandingan tersebut pesilat Bali I Kadek Wahyu menang atas pesilat Jabar Igi Rangga Barani. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/YU (ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA)

Jayapura (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali mengatakan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua hingga saat ini berjalan lancar sejak dibuka 2 Oktober lalu.

"Saya kira hingga tanggal 12 (hari ini) sejak dibuka tanggal 2 oleh Pak Presiden, PON masih berjalan lancar sesuai dengan yang sudah direncanakan oleh panitia," kata Zainuddin di Stadion Mandala, Jayapura, Selasa.

Dia berharap hingga penutupan PON nanti Jumat,  suasana dan situasi masih bisa berjalan kondusif seperti sekarang.

Zainuddin juga menilai antusiasme luar biasa tinggi yang ditunjukkan masyarakat Papua luar biasa dalam menyambut gelaran PON XX Papua 2021.

Baca juga: Waka Polda Papua apresiasi pertandingan voli indoor PON XX aman

"Kita berharap sampai dengan penutupan nanti tanggal 15 oleh bapak wakil presiden, suasana ini akan kondusif dan tetap seperti apa yang ada sekarang," harap Zainuddin.

"Antusiasme dari masyarakat Papua luar biasa, mereka antusias, mereka bersemangat, tapi tetap membuat suasana ini kondusif. Itu yang kenapa PON sampai hari ini berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan oleh panitia sejak awal," sambung dia.

Pekan Olahraga Nasional (PON) sudah dimulai sejak  23 September, namun resmi dibuka pada 2 Oktober lalu oleh Presiden Joko Widodo.

Selanjutnya PON Papua akan melaksanakan upacara penutupan 15 Oktober mendatang di Stadion Lukas Enembe yang akan dipimpin Wakil Presiden KH. Ma'aruf Amin.

Baca juga: Kaltim dan Papua berbagi emas di hoki lapangan

Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dampak ekonomi PON & Peparnas capai Rp1,6 triliun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar