UMKM lokal Surabaya luncurkan produk sepatu untuk sasar anak muda

UMKM lokal Surabaya luncurkan produk sepatu untuk sasar anak muda

Pelaku UMKM lokal asal Surabaya dengan merek Co.Fit Hermawan Sulistyo bersama produk unggulannya. ATARA/Handout

Pandemi COVID-19 membuat gaya hidup masyarakat urban menjadi gemar berolahraga. Karenanya berbicara tren sepatu saat ini, lebih kepada model sepatu yang ringan, mudah dipadupadankan dengan berbagai outfit tanpa meninggalkan fashion value
Jakarta (ANTARA) - Perusahaan UMKM lokal asal Surabaya meluncurkan produk alas kaki dengan merek Co.Fit Footwear untuk menyasar tingginya permintaan dari anak muda atas produk lokal yang berkualitas.

Pemilik Co.Fit Hermawan Sulistyo mengatakan peluncuran produk ini juga untuk mengantisipasi popularitas beberapa aktivitas olahraga selama masa pandemi COVID-19 seperti sepeda, lari maupun personal work out.

"Pandemi COVID-19 membuat gaya hidup masyarakat urban menjadi gemar berolahraga. Karenanya berbicara tren sepatu saat ini, lebih kepada model sepatu yang ringan, mudah dipadupadankan dengan berbagai outfit tanpa meninggalkan fashion value," kata Iwan dalam pernyataan di Jakarta, Rabu.

Ia menyakini merek lokal ini dapat bersaing dengan merek sepatu impor maupun lokal lainnya di pasar sneakers yang sesuai dengan kebutuhan anak muda serta tren fesyen hypebeast.

"Sesuai dengan tagline-nya Comfort and Fit, sepatu Co.Fit sangat nyaman (comfort) dan pas (fit) digunakan dalam berbagai aktifitas dengan harga yang sangat terjangkau serta model dan kualitas yang tidak kalah dengan produk impor," katanya.

Pria lulusan ITS Surabaya ini juga telah melakukan riset yang cukup panjang sebelum meluncurkan Co.Fit mengingat saat ini masyarakat telah memiliki kesadaran yang cukup kuat terhadap produk lokal karya UMKM dalam negeri.

"Kelahiran brand Co.Fit tidak dapat dipisahkan dari situasi pandemi COVID-19 yang serba memprihatinkan. Kami ingin mengajak masyarakat untuk tidak menyerah menghadapi kondisi yang sulit ini dengan terus berpikir positif dan kreatif," kata Iwan.

Selain itu, lanjut dia, alasan lainnya untuk meluncurkan Co.Fit adalah untuk menciptakan lapangan kerja bagi para pegawai di industri alas kaki yang sempat terdampak pandemi COVID-19.

"Sebagai pengusaha, kita tidak boleh hanya memikirkan bisnis atau untung rugi saja, tapi juga harus mempunyai simpati dan empati terhadap dunia usaha, khususnya nasib para pekerja. Sederhananya, selama para buruh dapat bekerja maka mereka dapat menghidupi keluarganya," katanya.

Pada tahap awal, Co.Fit meluncurkan empat artikel sepatu yaitu Racer, Vincenzo, Lunar, dan Cassano, serta satu artikel slippers (sandal antilicin) yang masing-masing mempunyai tiga pilihan warna. Semua tipe ini berkonsep unisex alias bisa digunakan untuk pria maupun wanita.

Sebagai langkah awal, Co.Fit menargetkan pasar di usia 15-45 tahun, dengan kisaran harga Rp240.000-Rp290.000 untuk sepatu, sedangkan sandal antilicin slippers di harga Rp105.000 yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia di berbagai marketplace.

Baca juga: Jenama lokal tawarkan sepatu olahraga harga di bawah Rp100 ribu

Baca juga: Pegiat sepatu lokal dan Tokopedia ciptakan produk kolaborasi

Baca juga: Presiden yakini sepatu sneaker lokal berkualitas unggul

 

Pewarta: Satyagraha
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Bangkitkan ekonomi Jember melalui pameran dan bazar UMKM

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar