Panama setujui booster Pfizer bagi kelompok berisiko tinggi

Panama setujui booster Pfizer bagi kelompok berisiko tinggi

Seorang warga lansia menunggu untuk menerima vaksin penguat Pfizer/BioNTech atau AstraZeneca, bagi mereka yang telah disuntik dengan vaksin Sinovac, di Chile, Rabu (11/8/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Rodrigo Garrido/AWW/aa.

Panama City (ANTARA) - Panama menyetujui vaksin COVID-19 booster (penguat) Pfizer untuk kelompok orang berisiko tinggi, seperti tenaga kesehatan, pasien lumpuh, penghuni panti wreda, serta orang-orang berusia di atas 55 tahun, kata pejabat kesehatan pada Selasa (12/10).

Negara Amerika Tengah itu melaporkan total 469.440 infeksi dan 7.275 kematian COVID-19 sejak pandemi mewabah.

Lebih dari 5,5 juta dosis vaksin telah diberikan sejak Januari, yang mencakup sebagian besar populasi yang memenuhi syarat.

"Kami telah memutuskan untuk memulai proses pemberian dosis penguat Pfizer kepada masyarakat, mulai besok di rumah sakit umum dan swasta," kata Menteri Kesehatan Luis Sucre.

Vaksin COVID-19 ketiga itu akan diberikan minimal enam bulan dari pemberian vaksin kedua dan akan menyasar kelompok berisiko tinggi yang mengalami komplikasi akibat virus, katanya.

Sumber: Reuters

Baca juga: Panama akan capai kekebalan kelompok terhadap COVID-19

Baca juga: Malaysia luluskan Pfizer sebagai vaksin "booster"


 

RI terima 1,19 juta dosis vaksin Pfizer kedua

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar