100 warga Badui siap divaksinasi percepat kekebalan komunal

100 warga Badui siap divaksinasi percepat kekebalan komunal

Warga Badui mengantri cuci tangan untuk menjalani vaksinasi yang diselenggarakan oleh Bhakti Alumni Akpol 1999 Batalyon Endra Dharmalaksana di Terminal Ciboleger Kabupaten Lebak, Banten, Senin (27/9/2021). ANTARA/Mansyur Suryana/aa.

Lebak (ANTARA) -
Sebanyak 100 warga Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten siap divaksinasi untuk mempercepat kekebalan komunal ( herd imunity) sehingga dapat mencegah penyebaran virus corona.
 
"Kita bekerja keras agar warga Badui mau divaksin guna mendukung program pemerintah," kata Kasubag Tata Usaha Puskesmas Cisimeut Kabupaten Lebak Dede Herdiansyah di Lebak, Rabu.
 
Pelaksanaan vaksinasi bagi warga Badui tersebut akan dihadiri Menteri Kesehatan ( Menkes) Budi Gunadi Sadikin, pada Kamis (14/10) .
 
Kunjungan kerja Menkes untuk mendorong masyarakat Badui dapat mensukseskan program vaksinasi.
   
Vaksinasi itu, kata dia, manfaatnya luar biasa, selain kesehatan dan bila terserang pandemi tidak mengakibatkan kematian.

Selain itu juga vaksinasi dapat mencegah penyebaran virus corona.
 
"Saya yakin jika terbebas dari pandemi itu dipastikan ekonomi masyarakat Badui kembali normal, " katanya menjelaskan.
   
Menurut dia, Puskesmas Cisimeut yang secara langsung tugas kerjanya meliputi masyarakat Badui tentu memiliki komitmen dan tanggung jawab untuk mensukseskan program vaksinasi.
 
Pihaknya setiap hari mengoptimalkan kegiatan sosialisasi tentang edukasi bahaya COVID-19 agar masyarakat Badui menerima vaksinasi.

Selama ini, jelas Dede, cakupan realisasi masyarakat Badui yang sudah menjalani vaksinasi relatif kecil yakni 34 orang.
 
Karena itu, pihaknya secara bertahap semua warga Badui menerima vaksinasi, sehingga petugas di lapangan memaksimalkan kegiatan sosialisasi vaksinasi.

" Kami mengajak warga Badui mau divaksin agar Indonesia cepat keluar dari pandemi itu, " katanya menambahkan.
 
Tokoh pemuka adat yang juga Kepala Desa Kanekes Kabupaten Lebak Jaro Saija mengatakan pihaknya sudah menyampaikan ajakan kepada semua warganya agar divaksin untuk mencegah penularan corona.
 
Selama ini, kata dia, warganya tidak mau divaksin karena adanya penyebaran berita hoaks.
 
Dimana mereka mendengar ada warga Cibengkung Kecamatan Leuwidamar yang lokasinya perbatasan Badui meninggal setelah divaksin.

"Kami minta 4500 KK warga Badui secara bertahap dapat menjalani vaksinasi yang dilakukan puskesmas setempat, " kata menjelaskan.

 
Baca juga: Badui dan vaksinasi
Baca juga: Warga Badui antusias jalani vaksinasi

Pewarta: Mansyur suryana
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Polda Banten tetapkan 2 oknum pegawai BPN Lebak tersangka pungli

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar