Penerima vaksin COVID-19 dosis lengkap capai 60.422.073 orang

Penerima vaksin COVID-19 dosis lengkap capai 60.422.073 orang

Ilustrasi - Sejumlah petugas pelayanan publik mengikuti vaksinasi massal di Gedung MUI, Kota Tangerang, Banten, Jumat (12/3/2021). Pemerintah Kota Tangerang menggelar vaksinasi COVID-19 dosis kedua kepada petugas pelayanan publik yang dilaksanakan hingga satu minggu ke depan. ANTARA FOTO/Fauzan/nz/pri.

Jakarta (ANTARA) - Penerima vaksin COVID-19 dengan dengan dosis lengkap atau dua kali suntikan di Indonesia mencapai 60.422.073 orang atau bertambah sebanyak 1.010.575 orang pada Kamis.

Menurut data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 yang diterima ANTARA di Jakarta, Kamis, sebanyak 104.308.702 orang telah mendapat vaksin COVID-19 dengan dosis pertama atau bertambah sebanyak 1.622.885 orang.

Sementara hingga saat ini sebanyak 1.045.398 orang sudah mendapat suntikan ketiga untuk vaksin COVID-19 atau bertambah sebanyak 11.257 orang.

Pemerintah Indonesia menargetkan sasaran vaksinasi COVID-19 sebanyak 208.265.720 orang.

Setelah divaksinasi, masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat demi mencegah penularan dan penyebaran COVID-19.

Protokol kesehatan itu meliputi memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Hingga Kamis, kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah sebanyak 1.053 orang sehingga total mencapai 4.232.099 orang sejak kemunculan kasus pertama COVID-19 pada Maret 2020.

Sementara, kasus sembuh COVID-19 mengalami penambahan 1.715 orang menjadi 4.069.399 orang.

Baca juga: Presiden Jokowi gembira masyarakat antusias bantu percepatan vaksinasi

Baca juga: Wapres ingatkan "herd immunity" nasional perlu kerja keras

Baca juga: Jangan euforia sebelum vaksinasi COVID-19 di atas 70 persen


 

Pewarta: Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Indonesia kembali datangkan 5 juta vaksin COVID-19 jenis Sinovac

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar