PON Papua

Ricky Cawor jadi pemain tersubur dengan bukukan 11 gol

Ricky Cawor jadi pemain tersubur dengan bukukan 11 gol

Pesepak bola Papua Ricky Ricardo Cawor melakukan selebrasi usai berhasil membobol gawang tim Aceh melalui titik penalti pada babak final Sepak Bola Putra PON Papua di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Kamis (14/10/2021). Tim sepak bola putra Papua raih medali emas setelah kalahkan Aceh 2-0 . ANTARA FOTO/Zabur Karuru/hp.

Jayapura (ANTARA) - Kapten tim sepak bola putra Papua, Ricky Ricardo Cawor, menjadi pemain tersubur sepanjang gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua dengan torehan 11 gol.

Pemain asal Merauke itu menambah koleksinya dengan memborong dua gol yang membantu tuan rumah Papua meraih medali emas lewat kemenangan 2-0 atas Aceh di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Kamis.

Gol pertama Ricky Cawor di final lahir dari eksekusi titik putih di awal laga, lantas pemain asal Merauke itu memamerkan aksi individual menawan untuk mencetak gol keduanya lewat giringan dari tengah lapangan hingga penyelesaian di tepian kotak penalti.

Baca juga: Papua raup emas sepak bola putra usai bungkam Aceh

Secara keseluruhan dalam tujuh pertandingan selama PON Papua, Ricky Cawor hanya absen mencetak gol di dua laga saja. Bahkan, ia sempat mengemas trigol di laga kedua penyisihan Grup A saat Papua mengalahkan Maluku Utara 3-1.

Duduk di urutan kedua pemain tersubur PON Papua adalah pemain sayap Jawa Timur Muhamad Faisol Yunus dengan koleksi delapan gol.

Faisol Yunus turut mencetak dua gol saat Jatim memenangi laga perebutan medali perunggu melawan Kalimantan Timur, termasuk satu gol dalam babak tambahan waktu di Stadion Barnabas Youwe, Kabupaten Jayapura, Kamis sore WIT.

PON Papua juga diwarnai tiga buah gol bunuh diri, yang dua gol di antaranya dilakukan pemain Kaltim Muhammad Rizky Ramadhan dan Ramadhan Yoga Pratama, sedangkan satu gol lainnya dilakukan bek Papua Ari Wakum.

Berikut daftar top skor sepak bola putra PON Papua:

11 - Ricky Ricardo Cawor (Papua)
8 - Muhammad Faisol Yunus (Jawa Timur)
4 - Akhirul Wadhan (Aceh); M. Arody Uopdana (Papua)
3 - Sunawan Rusni (Maluku Utara); Dian Sasongko, Dwiki Mardiyanto (Jawa Timur); Agus Santoso (Kalimantan Timur); M. Arody Uopdana, Samuel Gideon Balinsa (Papua)
2 - Muchamad Wildan Ramdhani Nugraha (Jawa Barat); Rezky Renaldy El Has (Jawa Timur); Muzakir (Aceh)
1 - Airlangga Mutamasiqdina, Mohammad Krisna Septiawan (Jawa Timur); Jhon Rericnal Pigai, Rafiko B. Nawipa, Marthin Alesandro Dusay, I Nyoman Nikson Ansanay (Papua); Ichlasus Qadri (Maluku Utara); Inosensius Nau (Nusa Tenggara Timur); Erlangga Adhyaksa, Tri Hartanto (Jawa Tengah); Purnomo, Kevin Armedyah Nur Erwihas, Rian Ramadan (Sumatera Utara); Riza Rizki (Aceh); Brayeen Pondaag, Maulana Mugama (Sulawesi Utara); Ical, Muhammad Rifaldi, Rian Khaidir, Muhammad Rizky Ramadhan (Kalimantan Timur); Ilham Qolba Rizky Wiguna, Egi Regiansyah, Andri Febriansyah (Jawa Barat); Aslan Wais, Al Asyhari Tamil (Sulawesi Selatan)

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dampak ekonomi PON & Peparnas capai Rp1,6 triliun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar