BPS: Mobilitas penduduk di tempat belanja alami pemulihan

BPS: Mobilitas penduduk di tempat belanja alami pemulihan

Tangkapan layar - Kepala Badan Pusat Statistik Margo Yuwono saat menggelar konferensi pers secara virtual di Jakarta, Jumat (15/102021). ANTARA/Youtube BPS Statistics/pri.

Kalau kita melihat bagaimana mobilitas penduduk selama September lalu, di berbagai tempat atau aktivitas menunjukkan adanya perbaikan. Aktivitas penduduk di tempat belanja dan kebutuhan sehari-hari sudah pulih kembali
Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Pusat Statistik Margo Yuwono menyampaikan bahwa aktivitas penduduk di tempat belanja dan kebutuhan sehari-hari mengalami pemulihan bahkan meningkat pada September 2021 dibandingkan bulan sebelumnya saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berada pada level tinggi akibat pandemi COVID-19.

"Kalau kita melihat bagaimana mobilitas penduduk selama September lalu, di berbagai tempat atau aktivitas menunjukkan adanya perbaikan. Aktivitas penduduk di tempat belanja dan kebutuhan sehari-hari sudah pulih kembali," kata Margo saat menggelar konferensi pers secara virtual di Jakarta, Jumat.

Selain itu, lanjut Margo, aktivitas dan mobilitas masyarakat di berbagai fasilitas umum lainnya mulai mengalami perbaikan, salah satunya yakni mobilitas penduduk pada tempat perdagangan, ritel, dan rekreasi, yang angkanya mengalami perbaikan menjadi -1,9 persen.

"Dibanding Agustus -12,4. Berarti mobilitas penduduk di perdagangan dan rekreasi mengalami perbaikan," ungkap Margo.

Kemudian, mobilitas di taman juga mengalami perbaikan meskipun belum pada kondisi normal, yang angkanya pada September 2021 sebesar -7,9 persen. Sementara, mobilitas di tempat transit juga ada perbaikan meskipun belum dalam kondisi normal.

Margo menambahkan, terjadi perbaikan mobilitas di tempat kerja pada September 2021, meskipun angkanya masih -15,9, yang artinya mobilitas penduduk di tempat kerja belum pada kondisi normal.

Margo menyampaikan, data mobilitas penduduk tersebut diolah BPS dari Google Mobility.

"Tentu saja informasi ini akan berpengaruh pada aktivitas ekonomi dan pada akhirnya juga berpengaruh pada berbagai indikator nanti yang akan dirilis baik pada hari ini maupun pada pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) bulan depan," pungkas Margo.

Baca juga: BPS sebut mobilitas penduduk mulai meningkat pada Agustus
Baca juga: Reisa: Mobilitas penduduk DKI Jakarta turun 30 persen saat PPKM
Baca juga: BPS ungkap 8,68 persen penduduk Indonesia tidak berdomisili sesuai KK


Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kemenhub:  Peraturan transportasi Indonesia lebih baik dari negara lain

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar