Pengungsian banjir PPU yang pulang ke rumah terus bertambah

Pengungsian banjir PPU yang pulang ke rumah terus bertambah

Seorang petugas dari BPBD Kabupaten PPU membopong lansia untuk diantar pulang dari pengungsian di Desa Sumber Sari, Kecamatan Babulu, kabupaten PPU, Kamis. ANTARA/HO-BPBD PPU.

Babulu, Kaltim (ANTARA) - Jumlah pengungsi banjir di Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, yang pulang ke rumah terus bertambah, seiring terus menurunnya tinggi muka air (TMA) di masing-masing rumah.

"Kemarin, jumlah pengungsi yang pulang ke rumah 33 orang, namun sekarang bertambah menjadi 66 jiwa dari 19 KK," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PPU Nurlaila di Babulu, Jumat.

Semenjak banjir melanda Desa Sumber Sari, Kecamatan Babulu pada 9 Oktober, Sabtu lalu, total warga terdampak yang mengungsi ke Gedung Serba Guna, Posyandu, Pusban, dan ke rumah keluarga sebanyak 223 jiwa dari 72 kepala keluarga (KK).

Dari total pengungsi tersebut, lanjutnya, masih ada 157 jiwa dari 53 KK yang masih mengungsi di rumah keluarga, karena rumah mereka masih terendam banjir.

Baca juga: 600 hektare lahan pertanian Babulu Kabupaten Penajam terendam banjir

Baca juga: 32 pengungsi banjir di Kabupaten PPU kembali ke rumah


Sedangkan total warga yang terdampak banjir di desa tersebut mencapai 1.545 jiwa dari 490 KK yang tersebar pada 16 RT.

Rinciannya adalah di RT 01 ada 38 KK dengan 118 jiwa, RT 02 terdapat 23 KK dengan 71 jiwa, RT 03 ada 43 KK dengan 136 jiwa, RT 04 ada 32 KK dengan 109 jiwa, RT 05 ada 22 KK dengan 74 jiwa.

Kemudian RT 06 tercatat 27 KK yang dihuni 93 jiwa, RT 07 ada 45 KK yang dihuni oleh 132 jiwa, RT 08 ada 60 KK dengan 137 jiwa, RT 09 ada 33 KK dengan 111 jiwa, RT 10 terdapat 28 KK dengan 90 jiwa.

Berikutnya di RT 11 ada 30 KK dengan 121 jiwa, RT 12 terdapat 23 KK dengan 89 jiwa, RT 13 ada 33 KK dengan 97 jiwa, RT 14 ada 20 KK dengan 70 jiwa, RT 15 ada 23 KK dengan 68 jiwa, dan di RT 16 ada 10 KK dengan 29 jiwa.

Ia melanjutkan, tim gabungan yang terdiri dari berbagai pihak dan relawan terus melakukan penanganan seperti pengecekan kondisi di pengungsian Posyandu dan di Gedung Serba Guna, pengecekan TMA.

Kemudian, pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga korban banjir, pendistribusian bantuan logistik berupa makanan dan kebutuhan lain untuk pengungsi maupun yang tidak mengungsi, penyaluran kebutuhan bagi pengungsi.

Lalu, penerimaan bantuan logistik bagi korban terdampak, pengantaran pengungsi dari Gedung Serba Guna ke rumah warga, pengecekan kesehatan warga, pemenuhan kebutuhan konsumsi pagi, siang, malam bagi pengungsi dan warga terdampak.*

Baca juga: Astra Agro bantu obat dan bahan makanan untuk korban banjir Paser-PPU

Baca juga: Wakil Bupati Penajam kunjungi warga korban banjir

Pewarta: M.Ghofar
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Cuaca ekstrem landa wilayah Palestina

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar