Seorang tewas, 3 selamat setelah bangunan di Myanmar ambruk

Seorang tewas, 3 selamat setelah bangunan di Myanmar ambruk

Ilustrasi suasana di Kota Yangon - Pengunjuk rasa anti kudeta berjalan di belakang barikade sementara api membakar Jembatan Bayint Naung di Mayangone, Yangon, Myanmar, Selasa (16/3/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/AWW/djo

Yangon (ANTARA) - Tim pemadam kebakaran Myanmar mengangkat jasad seorang pekerja konstruksi di lokasi bangunan ambruk di Kota Yangon pada Jumat.

Petugas masih mencari tujuh pekerja lainnya setelah berhasil menyelamatkan tiga rekan mereka.

Kepala dinas pemadam kebakaran setempat, Thein Tun Oo, mengatakan misi penyelamatan berada di tahap kritis. Kemungkinan untuk menemukan pekerja lainnya yang selamat tipis.

"Saya tidak mendengar suara apa pun", katanya via telepon. "Peluang untuk menemukan pekerja yang selamat lebih kecil."

Video yang ditayangkan langsung di Facebook memperlihatkan petugas sedang mengoperasikan alat berat untuk mencoba mengangkat tumpukan beton dan logam agar tim evakuasi bisa mencari pekerja bangunan yang hilang.

Kecelakaan di lokasi bangunan komersial itu tampaknya terjadi selagi 11 pekerja memasang pelat beton.

Sumber: Reuters

Baca juga: 10.000 warga China telantar di perbatasan dengan Myanmar

Baca juga: Ribuan warga Myanmar eksodus ke negara lain

 

Pengunjuk rasa Myanmar kuyup oleh tembakan meriam air

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar