PON Papua

PLN jamin keandalan listrik saat penutupan PON Papua

PLN jamin keandalan listrik saat penutupan PON Papua

Ilustrasi - Petugas menyiapkan sistem kelistrikan untuk acara penutupan PON Papua. (ANTARA/HO-PLN)

Jakarta (ANTARA) - PT PLN (Persero) menjamin keandalan listrik saat penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua yang digelar di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Jumat (15/10) malam.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat Abdul Farid menyampaikan pihaknya telah melakukan beberapa langkah antisipasi dan skema pengamanan kelistrikan untuk menunjang kelancaran penutupan PON Papua.

"Kami juga mempersiapkan seperti pada saat pembukaan mulai dari daya mampu mesin yang cukup, jaringan yang andal, penyiapan back-up pasokan listrik dan para petugas terlatih yang tak kenal lelah terus sigap menjaga keandalan pasokan listrik," ujarnya dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Jumat.

Di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, PLN juga telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk meminimalisir potensi penyebaran virus saat para personel bertugas.

"Mudah-mudahan kegiatan penutupan PON XX Papua nanti dapat berjalan dengan lancar dan sukses, dan menjadi catatan sejarah yang indah," ujar Farid.

PLN telah menyiagakan 132 personel dan beberapa peralatan pendukung untuk mengamankan kelistrikan saat penutupan PON Papua, di antaranya berupa 14 unit mobile genset dengan rincian dua genset 1 MW, lima genset 100 kW, empat genset 500 kW, dan tiga genset 200 kW sebagai back-up.

Selain itu, masih ada empat unit UPS Mobile berupa dua unit UPS 250 kVA, satu unit 100 kVA dan satu unit 30 kVA juga disiapkan.

Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru mengapresiasi PLN untuk dukungannya dalam menyukseskan PON Papua.

Dia mengakui listrik memegang peranan penting dalam ajang besar, seperti PON Papua karena semua lokasi mulai dari arena pertandingan, hotel, restoran, bahkan dapur umum tergantung suplai listrik PLN.

Bahkan, sebelumnya listrik juga dibutuhkan supaya proses konstruksi arena bisa berjalan dengan lancar. Begitu juga dengan hotel yang sudah beroperasi sebelumnya dengan baik berkat listrik PLN.

"Waktu pertandingan kita juga memerlukan listrik, apalagi di malam hari, sehingga kontribusi PLN selama ini cukup positif di semua venue PON, termasuk hotel, restoran, dan tempat lainnya," imbuh Rustan.

Baca juga: Wapres hadiri penutupan PON XX di Stadion Lukas Enembe
Baca juga: Kang Emil sebut PON Papua momentum paling membahagiakan
Baca juga: Marciano: Sukses PON persembahan masyarakat olahraga untuk Indonesia

 

Pewarta: Sugiharto Purnama
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dampak ekonomi PON & Peparnas capai Rp1,6 triliun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar