Penyuntikan vaksin COVID-19 di RI pada Jumat lebih dari 2 juta kali

Penyuntikan vaksin COVID-19 di RI pada Jumat lebih dari 2 juta kali

Petugas medis menyuntikkan vaksin COVID-19 sinovac biofarma pada lansia di layanan vaksinasi tanpa turun atau drive thru di Tarekot Malang, Jawa Timur, Kamis (1/4/2021). Layanan vaksinasi drive thru tersebut diadakan untuk memudahkan masyarakat dalam menerima vaksin sekaligus meningkatkan capaian target vaksinasi. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto.

61.397.055 orang telah menjalani vaksinasi kedua atau vaksinasi dosis lengkap
Jakarta (ANTARA) - Penyuntikan vaksin COVID-19 di Indonesia menurut data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mencapai lebih dari dua juta kali suntikan pada Jumat.

Data yang diterima di Jakarta, Jumat, menyebutkan total suntikan dalam kurun waktu 24 jam sebanyak 2.130.366 untuk vaksin dosis pertama dan kedua bagi masyarakat umum.

Baca juga: Ketua DPD RI apresiasi vaksinasi masyarakat adat Suku Badui

Terdapat 1.155.984 orang menerima vaksin COVID-19 dosis pertama, sehingga 105.464.686 orang telah menjalani vaksinasi dosis pertama.

Kemudian 974.982 orang telah menerima vaksin COVID-19 dosis kedua, sehingga 61.397.055 orang telah menjalani vaksinasi kedua atau vaksinasi dosis lengkap.

Sedangkan untuk tenaga kesehatan, terdapat penambahan jumlah penyuntikan vaksin dosis ketiga atau booster dilakukan kepada sebanyak 7.307 orang.

Baca juga: Penerima vaksin COVID-19 dosis lengkap capai 60.422.073 orang

Sehingga, total tenaga kesehatan yang menjalani vaksinasi ketiga kalinya sebanyak 1.052.705 orang.

Adapun saat ini Satgas COVID-19 tengah melakukan percepatan vaksinasi guna mencapai target sasaran 208.265.720 orang untuk membentuk kekebalan kelompok.

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 dosis lengkap capai 57.607.200 orang

Baca juga: Kudus dapat tambahan 7.000 dosis vaksin COVID-19 untuk lansia


 

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Indonesia datangkan 3,5 juta vaksin dalam 4 tahapan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar